xAI, Startup AI Milik Elon Musk, Menghadapi Perombakan Besar Usai Ditinggal Pendiri
Sumber Foto: detikInet
Detik Kini

xAI, Startup AI Milik Elon Musk, Menghadapi Perombakan Besar Usai Ditinggal Pendiri

Kini News - xAI, startup kecerdasan buatan yang didirikan oleh Elon Musk, mengalami perombakan besar setelah ditinggal oleh sejumlah co-founder dan peneliti senior. Musk menyatakan bahwa xAI tidak dibangun dengan benar sejak awal dan saat ini sedang dalam proses pembangunan ulang.

Awal Kejadian

Dari 11 co-founder yang mendirikan xAI tiga tahun lalu, kini hanya dua yang tersisa. Terbaru, co-founder Zihang Dai dan Guodong Zhang meninggalkan xAI setelah Musk mengeluhkan bahwa sistem coding AI yang mereka kembangkan masih kalah saing dibandingkan produk dari kompetitor seperti Claude Code dan Codex.

Perkembangan

Selain Dai dan Zhang, xAI juga ditinggal oleh peneliti senior Jimmy Ba bulan lalu. Sebelumnya, co-founder Tony Wu dan Toby Pohlen juga memutuskan untuk keluar. Dalam upaya mengevaluasi dan meningkatkan kualitas tim, eksekutif dari SpaceX dan Tesla diturunkan untuk meninjau karyawan dan memecat yang dianggap tidak memenuhi standar. Musk juga mengadakan rapat besar-besaran untuk menetapkan fokus baru dalam mengejar ketertinggalan xAI.

Kondisi Terakhir

Saat ini, dua co-founder yang tersisa adalah Manuel Kroiss dan Ross Nordeen. Musk dan koleganya, Baris Akis, sedang meninjau kembali daftar kandidat yang sebelumnya ditolak untuk mengisi posisi engineer dan peneliti yang kosong. Di sisi lain, terdapat kabar positif dengan bergabungnya Andrew Milich dan Jason Ginsberg dari startup penyedia layanan coding AI Cursor, yang akan berkontribusi dalam pengembangan produk xAI.