Harga CPO di Bursa Malaysia Naik, Kontrak Juni Capai RM4.046 per Ton
Sumber Foto: Agricom.id
Ekonomi

Harga CPO di Bursa Malaysia Naik, Kontrak Juni Capai RM4.046 per Ton

Kini News - AGRICOM, KUALA LUMPUR — Harga kontrak minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives ditutup menguat pada perdagangan Jumat (27/2/2026). Kenaikan ini ditopang oleh penguatan harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) serta sentimen positif dari pasar minyak mentah global.

Pada penutupan perdagangan, kontrak Maret 2026 naik RM34 menjadi RM3.989 per ton, sementara kontrak April 2026 juga menguat RM34 ke level RM4.030 per ton. Kontrak Mei 2026 mencatat kenaikan lebih tinggi, yakni RM37 menjadi RM4.042 per ton, dikutip Agricom.id dari Bernama.

Tren positif berlanjut pada kontrak Juni 2026 yang meningkat RM40 menjadi RM4.046 per ton. Kontrak Juli 2026 dan Agustus 2026 masing-masing turut naik RM40, ditutup pada level RM4.043 per ton dan RM4.038 per ton.

Dari sisi fundamental eksternal, reli harga minyak kedelai di CBOT memperkuat sentimen pasar karena keduanya bersaing di pasar minyak nabati global. Ketika harga kedelai naik, CPO cenderung ikut terdorong akibat potensi pergeseran permintaan.

Di saat yang sama, penguatan harga minyak mentah dunia turut memberi dukungan tambahan. Harga energi yang lebih tinggi biasanya meningkatkan daya tarik biodiesel berbasis sawit, sehingga menopang ekspektasi permintaan.

Aktivitas perdagangan juga menunjukkan peningkatan minat pelaku pasar. Volume transaksi tercatat naik menjadi 63.409 lot dibandingkan 61.228 lot pada Kamis. Sementara itu, posisi open interest meningkat tipis menjadi 227.706 kontrak dari sebelumnya 227.240 kontrak.