Debit Air di Bendung Klambu Turun Setelah Mencapai 1.000 M³/Detik
Sumber Foto: Betanews.id
Detik Kini

Debit Air di Bendung Klambu Turun Setelah Mencapai 1.000 M³/Detik

KUDUS – Debit air di Bendung Klambu mengalami lonjakan signifikan pada Selasa malam, 17 Februari 2026, dengan angka mencapai 1.000 meter kubik per detik. Lonjakan ini bertahan selama sekitar delapan jam sebelum menunjukkan penurunan yang signifikan pada Rabu pagi, 18 Februari 2026.

Pada pukul 09.00 WIB, debit air tercatat berada di angka 893,2 meter kubik per detik. Sementara itu, elevasi walking tanggul di Bendung Wilalung mencapai 217 sentimeter, dengan tinggi jagaan tanggul hanya tersisa 17 sentimeter. Kondisi ini menyebabkan limpasan air di sebagian besar pintu di Bendung Wilalung.

Achmad Ulin Nuha, petugas Operator dan Pemeliharaan Bendung Wilalung, menjelaskan bahwa penurunan debit air disebabkan oleh kiriman dari Sungai Serang yang mencapai 800 meter kubik per detik. “Ditambah dengan air dari anak sungai yang juga tinggi, menyebabkan debit air meningkat. Namun, saat ini debit air mulai menurun,” ujarnya saat melakukan pengecekan elevasi.

Menurutnya, ketika debit air mencapai angka 1.000 meter kubik per detik, bukaan ke arah Sungai Juwana ditambah untuk mengantisipasi tingginya volume air. Saat ini, total bukaan pintu di Bendung Wilalung mencapai 30 sentimeter setelah penambahan dilakukan pada Selasa malam.

Meski debit air mengalami penurunan, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Terutama di sekitar Bendung Wilalung, di mana terdapat genangan air setinggi sekitar 30 sentimeter di pintu 11 dan 12. “Kami mengingatkan warga yang sering melintasi jalan tersebut untuk berhati-hati, karena aliran air sangat deras. Beberapa pesepeda motor bahkan ada yang jatuh akibat derasnya aliran air,” tutupnya.