BPBD DIY Siagakan Tim Reaksi Cepat Antisipasi Bencana Longsor
Sumber Foto: ANTARA News Jogja
Terkini Cepat

BPBD DIY Siagakan Tim Reaksi Cepat Antisipasi Bencana Longsor

Kini News - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk menghadapi potensi bencana longsor dan bencana hidrometeorologi lainnya selama puncak musim hujan.

Awal Kejadian

Kesiapan TRC ini ditegaskan oleh Kepala Pelaksana BPBD DIY Agustinus Ruruh Haryata menyusul terjadinya bencana longsor di sejumlah titik di provinsi ini pada 15-16 Februari 2026. Ruruh menyampaikan bahwa TRC terdiri dari kurang lebih 36 personel yang memiliki kemampuan lapangan yang memadai.

Perkembangan

Tim TRC akan dikerahkan sebagai tim pendamping cadangan jika diperlukan oleh kabupaten atau kota untuk penanganan tambahan. BPBD DIY juga telah berkoordinasi dengan Satbrimob Polda DIY yang menyiagakan 125 personel untuk membantu setiap saat. Selain itu, Ruruh menyebutkan bahwa Satbrimob DIY memiliki sekitar 600 personel yang siap siaga menghadapi bencana.

Kondisi Terakhir

Untuk memudahkan koordinasi, posko pendamping siaga darurat telah didirikan di Kantor BPBD DIY. Ruruh mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor agar memantau keadaan sekitar. Warga juga disarankan untuk melaporkan jika menemukan retakan atau tanda-tanda pergeseran tanah. Laporan Pusdalops BPBD DIY mencatat bahwa hujan lebat pada 15-16 Februari 2026 telah memicu longsor di 59 titik di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Bantul, Gunungkidul, dan Kulon Progo, mengakibatkan kerusakan pada rumah, fasilitas publik, akses jalan, talud, serta jaringan listrik dan internet. Sebanyak 15 kepala keluarga di Kabupaten Gunungkidul telah mengungsi. Ruruh menyarankan agar rumah yang berpotensi longsor dievakuasi sementara untuk meminimalkan risiko korban.