SPPG Manggeasi di Dompu Kembali Beroperasi Setelah Penutupan Sementara
Kini News - SPPG Manggeasi di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, kembali beroperasi setelah penutupan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu, 3 Maret 2026. Penutupan ini dilakukan sebagai hasil dari verifikasi lapangan dan evaluasi kepatuhan operasional dalam penyajian makanan bergizi gratis.
Awal Kejadian
BGN menutup sementara 42 SPPG di seluruh Indonesia, termasuk SPPG Manggeasi, setelah menemukan ketidaksesuaian dalam penyajian menu dan kepatuhan operasional. Koordinator SPPG Kabupaten Dompu, Putri Rizkika, menjelaskan bahwa penutupan tersebut bersifat sementara dan bertujuan untuk investigasi.
Perkembangan
Putri Rizkika menyatakan bahwa setelah proses investigasi yang dilakukan oleh mitra dan yayasan, semua hasilnya diajukan kepada BGN. Dengan adanya hasil investigasi tersebut, SPPG Manggeasi diizinkan untuk kembali beroperasi pada 4 Maret 2026.
Kondisi Terakhir
Saat ini, BGN melaporkan bahwa dari 24 ribu SPPG yang beroperasi, terdapat 43 SPPG yang ditutup per 3 Maret 2026. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa setiap SPPG yang ditemukan tidak memenuhi standar akan dievaluasi dan dihentikan operasionalnya hingga perbaikan dilakukan. BGN juga mengimbau agar penerima manfaat yang merasa kualitas makanan tidak layak dapat mengajukan perbaikan langsung kepada SPPG.




