Performa Menurun, Red Sparks Terpuruk di Liga Voli Korea 2025/2026
Red Sparks Mengalami Penurunan Signifikan
Mantan tim Megawati Hangestri, Red Sparks, kini berada dalam sorotan setelah mengalami penurunan performa yang tajam di Liga Voli Korea 2025/2026. Dari posisi yang sebelumnya menjanjikan sebagai penantang juara, Red Sparks kini terpuruk di posisi ketujuh, bahkan menjadi juru kunci klasemen.
Perubahan Pemain Tak Berbuah Manfaat
Musim ini menjadi periode yang sulit bagi tim yang dilatih oleh Ko Hee-jin. Red Sparks sempat melakukan perombakan pemain dengan mencoret Wipawee Srithong dan mendatangkan rookie Mongolia, Jamiyanpurep Enkhsoyol. Namun, perubahan ini belum memberikan dampak signifikan terhadap performa tim.
Catatan Pertandingan yang Mengecewakan
Dari 27 pertandingan yang telah dilalui, Red Sparks hanya meraih enam kemenangan dan menderita 21 kekalahan, sehingga hanya mengumpulkan total 18 poin. Hal ini sangat kontras dengan musim sebelumnya ketika Red Sparks berhasil menembus final playoff dan menjadi runner-up, yang dianggap sebagai bukti kebangkitan klub.
Diremehkan Sebelum Musim Dimulai
Sebelum Liga Voli Korea 2024/2025 dimulai, para kapten tim memberikan prediksi tentang tim yang berpotensi menjadi penantang juara. Mengejutkan, tidak ada satu pun yang menyebut Red Sparks sebagai favorit, karena komposisi tim yang hanya mengandalkan Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic. Posisi Vanja bahkan diragukan karena ia dipasang sebagai outside hitter, padahal posisi aslinya adalah Opposite Spiker.
Kurangnya Dukungan dari Kapten Tim Lain
Red Sparks juga hanya mendatangkan Pyo Seung-ju sebagai pemain kompensasi akibat transfer mantan kapten, Lee So-young, ke IBK Altos. Banyak pihak meragukan bahwa Red Sparks mampu mengulang kesuksesan musim sebelumnya. Dalam sebuah talkshow sebelum musim reguler, para kapten klub V-League—termasuk Yeum Hye-seon (Red Sparks), Lee So-young (IBK Altos), dan lainnya—diminta untuk memilih dua tim yang kemungkinan besar melaju ke playoff. Hasilnya, Red Sparks sama sekali tidak dipilih, bahkan mantan kapten mereka, Lee So-young, tidak menominasikan timnya sendiri.




