Kehilangan Besar: John Tobing, Pencipta Lagu 'Darah Juang', Meninggal Dunia
Kini News - John Tobing mengembuskan napas terakhirnya di RSA UGM Rabu (25/2/2025) malam.
Oleh Lia Harahap
Diterbitkan 26 Februari 2026, 07:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Perbesar
Tanya apapun tentang artikel ini...
Cari
Paling sering ditanyakan
Siapakah John Tobing?
Kapan dan di mana John Tobing meninggal dunia?
Apa makna penting lagu 'Darah Juang'?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Pencipta lagu 'Darah Juang', Johnsony Maharsak Lumban Tobing, atau yang lebih dikenal dengan nama John Tobing meninggal dunia. John Tobing mengembuskan napas terakhirnya di RSA UGM Rabu (25/2/2025) malam pukul 20.45 Wib.
"Kami menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak John Tobing, Alumni Fakultas Filsafat UGM 1986. Semoga amal bakti beliau diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan," demikian dikutip akun resmi @kagama.channel, Kamis (26/2/2026).
BACA JUGA: Aktivis Afnan Malay Ungkap Fakta Menarik Lagu Darah Juang
BACA JUGA: Pesan Terakhir John Tobing Pencipta Lagu Darah Juang Sebelum Meninggal
Informasi dihimpun, John Tobing meninggal dunia setelah hampir dua bulan terakhir berjuang melawan sakit yang dideritanya. Jenazahnya disemayamkan di Rumah Duka RS Bethesda sampai Sabtu 28 Februari 2026.
Advertisement
Semangat Perjuangan dari Lagu Darah Juang
Perbesar
Lagu 'Darah Juang' tentu tak asing di telinga. Lagu sarat makna ini kerap kali terdengar ketika mahasiswa turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi. Ketika lagu ini berkumandang, semangat perjuangan itu ikut bergelora di dada.
Begitupun ketika John Tobing membawakan lagu ini. Suara beratnya yang khas membuat tiap bait dari lagu ini begitu mendalam. Menggambarkan kerelaan para muda-mudi bangsa yang demi melawan penindasan siap turun ke jalan. Di kalangan aktivis, pria berdarah batak ini cukup dikenal luas.
Bahkan ketika gerakan mahasiswa turun ke jalan pada tahun 1998 silam, John Tobing tak sedakar ikut dengan membawa semangat. Dia juga membawa gitar.
"Dia tak pernah menyangka bahwa petikan senar dan gumaman lirik yang ia susun di pojok asrama akan menjadi "lagu kebangsaan" bagi setiap jiwa yang rindu akan keadilan," kata Yudah Prakoso R, sahabat John Tobing.
John Tobing
UGM
Lagu Darah Juang
Sorot
Trending Terkini
Advertisement
Lia Harahap, Kukuh SetyonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan




