Kebakaran Melanda Permukiman di Palmerah, Belasan Warga Terluka
Kebakaran terjadi di permukiman padat penduduk di Kelurahan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, pada hari Minggu sore, mengakibatkan belasan warga terluka dan kerusakan parah pada ratusan rumah. Lokasi kebakaran kini telah ditandai oleh pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.
Menurut ketua RW 04 Kelurahan Jatipulo, Maulana Sani, sebanyak 57 rumah mengalami kerusakan akibat kebakaran tersebut, dengan beberapa di antaranya mengalami kerusakan berat. "Dampak itu yang benar-benar terdampak itu RT 8, RT 9, RT 10," ujarnya, menambahkan bahwa data terbaru menunjukkan 57 rumah terdampak dengan klasifikasi rusak berat dan rusak sedang.
Sejak kebakaran terjadi, para warga yang terdampak telah dievakuasi dan kini tinggal di posko yang disediakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta Dinas Sosial DKI Jakarta. Dari informasi yang diperoleh, sebanyak 14 orang dilaporkan terluka dan telah mendapatkan perawatan medis.
BPBD DKI Jakarta menyatakan bahwa kebakaran tersebut mempengaruhi sekitar 50 rumah dan lebih dari 300 warga, dengan rincian meliputi 4 RT: RT 007, 008, 009, dan 010. Total ada sekitar 100 kepala keluarga dan 350 jiwa yang terdampak.
Penyebab kebakaran diduga berasal dari kabel Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) yang mengalami percikan api. Saat ini, pihak PLN sedang menangani masalah tersebut, sementara petugas dari Dinas Bina Marga juga terlihat membantu memperbaiki kabel-kabel di sekitar lokasi kejadian.
Asap dan bau sisa kebakaran masih terasa di lokasi, dengan puing-puing bangunan yang telah terbakar berserakan. Beberapa barang milik warga, termasuk pakaian dan perabotan rumah tangga, tampak hancur akibat kebakaran. Saat ini, pihak berwenang terus melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti dari insiden ini.




