Istri di Ogan Ilir Menyesal Usir Suami dan Mertua
Seorang wanita di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, kini merasakan penyesalan setelah mengusir suaminya, Muhammad (65), yang mengajak ibunya yang berusia 80 tahun untuk tinggal bersama mereka. Kejadian ini menjadi perhatian publik setelah video pertemuan mereka viral di media sosial.
Setelah diusir, Muhammad dan ibunya tinggal di Yayasan Mandiri, di mana mereka mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari pengurus yayasan. Dalam video berdurasi hampir enam menit yang diunggah oleh akun Yayasan Bagus Mandiri, terlihat istri dan anak Muhammad yang datang membujuk agar ia pulang ke rumah, dengan mengaku menyesal atas tindakan mereka.
Menurut Muhammad, ia tidak diusir secara kasar, namun merasakan ketidaknyamanan dari sikap istri dan anaknya. Ia mengungkapkan bahwa ketidaksetujuan mereka muncul setelah ia mengajak ibunya untuk tinggal bersama, pasca meninggalnya kakak kandungnya.
"Saya mengajak ibu karena kami hanya berdua setelah kakak meninggal, dan saya merasa anak dan istri tidak setuju dengan kehadiran ibu di rumah," ujarnya.
Lebih lanjut, Muhammad juga menuturkan pengalamannya saat sakit selama seminggu, di mana ia merasa diabaikan oleh istrinya. Ia menyatakan, "Waktu saya mulai bisa duduk, istri malah bilang, 'kalau sudah sehat narik becak saja, kenapa mogok'. Padahal badan saya masih sempoyongan."
Setelah satu minggu tinggal di Yayasan Bagus Mandiri, istri dan anaknya bersama kepala desa datang untuk membujuk Muhammad agar pulang. Mereka berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dan meminta Muhammad untuk kembali ke rumah.
Meskipun demikian, Muhammad mengaku merasa lebih nyaman tinggal di yayasan tersebut, di mana ia memiliki banyak teman dan merasa diterima. Namun, akhirnya ia memutuskan untuk pulang bersama istri dan anaknya setelah perbincangan dengan kepala desa.
Peristiwa ini menggambarkan dinamika hubungan keluarga yang dapat menjadi rumit, terutama ketika melibatkan orang tua yang membutuhkan perhatian dan perawatan.




