Difki Khalif dan Prinsa Mandagie Hadirkan Nuansa Baru Lewat Lagu 'Seandainya'
Sumber Foto: KaltengPos
Hiburan

Difki Khalif dan Prinsa Mandagie Hadirkan Nuansa Baru Lewat Lagu 'Seandainya'

Kolaborasi ini menjadi ruang eksplorasi musikal bagi keduanya, sekaligus menghadirkan interpretasi baru atas lagu yang telah melekat di memori banyak pendengar.

Proyek ini terwujud melalui kolaborasi lintas label antara Musica Studios dan Sony Music yang membuka ruang bagi para artis untuk menafsir ulang karya-karya populer.

Dari beberapa pilihan lagu, Prinsa menjatuhkan hati pada "Seandainya", karya band era 2000-an Vierratale (yang sebelumnya dikenal sebagai Vierra).

"Banyak orang tumbuh bersama lagu ini, termasuk aku," ungkap Prinsa.

Lagu tersebut memang menjadi salah satu anthem galau yang mewarnai masa remaja generasi 2000an.

Sebagai dua solois dengan karakter vokal berbeda, mereka menjalani workshop untuk menemukan chemistry serta pembagian bagian vokal yang paling harmonis.

"Kami memang punya range suara berbeda, jadi workshop membantu kami menentukan siapa menyanyikan bagian mana supaya tetap harmonis," jelas Difki.

Bagi Prinsa, tantangannya adalah bagaimana membuatnya terasa segar dan tetap akrab, namun memiliki warna mereka sendiri.