Upaya Penyelamatan Proyek Kereta Cepat dan Wacana Skema Pensiun PNS
Sumber Foto: Tempo.co
Terkini Cepat

Upaya Penyelamatan Proyek Kereta Cepat dan Wacana Skema Pensiun PNS

TEMPO.CO, Jakarta - Berita terkini mengenai ekonomi dan bisnis per 31 Juli 2024 mencakup langkah-langkah yang diambil oleh PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) untuk meningkatkan penggunaan kereta cepat Whoosh. Selain itu, terdapat juga wacana mengenai perubahan skema pembiayaan pensiun pegawai negeri sipil (PNS) yang tengah dipertimbangkan oleh pemerintah.

1. Strategi Meningkatkan Penggunaan Kereta Cepat Whoosh

Kereta cepat Jakarta-Bandung yang dikenal dengan nama Whoosh telah beroperasi sejak 26 Juli 2024. Meskipun kereta ini memiliki desain modern dan kecepatan tinggi, jumlah penumpang harian masih jauh dari target yang ditetapkan, yaitu 30 ribu orang. Situasi ini diungkapkan oleh salah satu penumpang, Andi Maulana, yang mengaku sering menemukan kursi kosong di dalam kereta.

KCIC, sebagai operator kereta cepat, dihadapkan pada tantangan untuk meningkatkan minat masyarakat agar mau menggunakan moda transportasi ini. Berbagai strategi dan promosi diharapkan dapat menarik lebih banyak penumpang dan mendukung keberlangsungan operasional kereta cepat yang diharapkan dapat menguntungkan perusahaan.

2. Wacana Skema Fully Funded untuk Pensiun PNS

Pemerintah Indonesia sedang mengkaji wacana untuk mengganti skema pembiayaan pensiun pegawai negeri sipil (PNS) dari sistem pay as you go menjadi skema fully funded. Dalam skema pay as you go, dana pensiun baru disiapkan ketika PNS memasuki masa pensiun, yang dapat menimbulkan beban finansial di masa depan.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata, menjelaskan bahwa dengan skema fully funded, dana pensiun akan disiapkan sejak awal, sehingga tidak menjadi beban di masa yang akan datang. Perubahan ini diharapkan dapat memberikan kepastian lebih bagi PNS mengenai hak pensiun mereka.

3. Kabar Bahlil Lahadalia Sebagai Calon Menteri ESDM

Kabarnya, Bahlil Lahadalia, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Investasi, akan diangkat menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam reshuffle kabinet menjelang akhir masa jabatan Presiden Joko Widodo. Isu ini beredar di kalangan politikus dan pihak-pihak yang terlibat dalam Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, yang mengklaim bahwa Bahlil merupakan salah satu nama yang diusulkan untuk posisi tersebut.

Perubahan dalam komposisi kabinet ini menunjukkan dinamika politik menjelang pergantian kepemimpinan yang akan datang.