UNJ Luncurkan Video Kampanye Anti-Kekerasan Seksual untuk Pelajar di Lamongan
Sumber Foto: JurnalPost
Teknologi

UNJ Luncurkan Video Kampanye Anti-Kekerasan Seksual untuk Pelajar di Lamongan

Jakarta, JurnalPost.com – Tim Penelitian dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyerahkan hasil penelitian berupa video Iklan Layanan Masyarakat (ILM) dengan judul “Be Brave and Speak Up” kepada SMA Unggulan BPPT Al-Fattah, Lamongan, pada 21 Oktober 2025.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan pengabdian masyarakat yang sebelumnya dilakukan di sekolah yang sama pada 26 Januari 2025. Tim P2M diketuai oleh Anggun Nadia Fatimah, M.Si., dengan anggota Mentari Anugrah Imsa, M.Si., Asep Soegiarto, M.Si., Menati Fajar Rizki, M.I.Kom., Atmaradhifa Hadinayu, Alfina Rahmah Dewi, Decency Ananda Sylphania, dan Shafa Shafira Najah.

Penelitian ini berangkat dari perhatian terhadap meningkatnya kasus kekerasan seksual, termasuk di lingkungan pendidikan. Melalui pendekatan komunikasi digital, tim berupaya menghadirkan media pembelajaran yang lebih efektif bagi remaja dalam memahami isu ini.

Proses pembuatan ILM dimulai dari penyusunan desain penelitian, dilanjutkan dengan perancangan naskah dan storyboard, yang disusun untuk menyampaikan pesan dengan bahasa sederhana melalui video tapi tetap mudah dipahami oleh pelajar. Tim kemudian melakukan konsultasi dengan ahli dalam bidang komunikasi dan psikologi untuk penyusunan naskah guna memastikan pesan dalam video bersifat edukatif, dan informatif.

Setelah melalui proses revisi, produksi dilakukan dalam dua tahap. Hari pertama syuting difokuskan pada pengambilan adegan pemeran pertama dan kedua, sementara hari kedua digunakan untuk melengkapi adegan pemeran ketiga dan footage serta pengambilan suara tambahan.

Selanjutnya, tim melakukan proses penyuntingan (editing) hingga video dinyatakan siap tayang. Video ILM sebagai produk akhir dari penelitian telah digunakan dan diakui kebermanfaatannya melalui pernyataan rekognisi dari SMA Unggulan BPPT Al-Fattah yang diberikan pada 19 Desember 2025.

Melalui video ini, tim berharap video ILM dapat digunakan sebagai bahan ajar pendukung dalam pendidikan karakter dan literasi digital, serta menjadi bagian dari upaya peningkatan kesadaran tentang pentingnya pencegahan kekerasan seksual di lingkungan sekolah. mengingat pembuatan video ILM ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 5 tentang Kesetaraan Gender dan poin 10 tentang Pengurangan Ketimpangan.

Baca Juga

Kausalitas antara Tingginya Angka Perkawinan Anak dan Kerentanan Korban Kekerasan Seksual

Melintasi Batas: Mahasiswa S3 UNJ Bawa Riset Literasi dan AI dari Maluku ke Panggung Internasional di Jepang

Tags: Kekerasan Seksual Universitas Negeri Jakarta UNJ