UM Pontianak Selenggarakan Pelatihan Digital untuk Pemberdayaan UMKM dan Komunitas Disabilitas
PONTIANAK POST - Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tim dosen Universitas Muhammadiyah Pontianak menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Manajemen Keuangan UMKM serta Transformasi Digital dalam Foto Produk, Digital Marketing, dan Copywriting Berbasis AI.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (KEMENDIKSAINTEK) Tahun 2025.
Pelatihan dilaksanakan pada 20 September 2025 bertempat di Ruang Smart Classroom Universitas Muhammadiyah Pontianak, mengusung tema “Penguatan UMKM melalui Pelatihan Manajemen Keuangan dan Transformasi Digital pada Foto Produk, Digital Marketing, dan Copywriting AI.”
Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta, yang terdiri dari pelaku UMKM serta anggota komunitas disabilitas GERKATIN Kalimantan Barat.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dosen lintas disiplin dari dua fakultas. Arninda, dosen Prodi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis, bertindak sebagai Ketua Pelaksana.
Ia didampingi oleh dua anggota tim, yaitu Syarifah Putri Agustini dan Istikoma, keduanya dosen dari Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Pontianak.
Sementara itu, Lina Budiarti, hadir sebagai narasumber utama dalam pelatihan manajemen keuangan.
Ia memaparkan pentingnya pencatatan keuangan yang sistematis, pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha, serta penyusunan laporan keuangan sederhana yang dapat diterapkan oleh UMKM skala mikro, termasuk yang memiliki keterbatasan akses terhadap teknologi.
Pengelolaan keuangan yang baik adalah fondasi utama bagi UMKM untuk berkembang. Dengan pelatihan ini, kami ingin membantu pelaku usaha memahami arus kas, menghitung keuntungan secara akurat, serta mempersiapkan diri untuk mengakses pendanaan.
Pelaksanaan kegiatan turut didukung oleh dua asisten yang kompeten di bidang teknologi dan bisnis digital, yaitu Miftahul Fitrah dan Daffa Pratama. Keduanya memberikan pendampingan teknis kepada peserta, terutama dalam sesi digital marketing, Foto Produk dan pemanfaatan AI untuk copywriting.
Selain itu, keterlibatan mahasiswa juga menjadi bagian penting dalam PKM ini. Tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pontianak ikut berperan aktif, yakni Fathia Aliya Supandih (Prodi Bisnis Digital), Rangga Aditya Saputra (Prodi Sistem Informasi), dan Roni (Prodi Teknik Informatika).
Menariknya, kegiatan ini juga dirancang secara inklusif, sebagai bentuk kepedulian kampus terhadap kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas Tuli. Seluruh rangkaian pelatihan disampaikan dengan dukungan juru bahasa isyarat, serta dilengkapi materi visual yang mudah dipahami dan diakses.
Ketua GERKATIN Kalimantan Barat, Bapak Aswan Rifendi Arief, yang juga bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan dari pihak komunitas, menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif ini.
Kegiatan seperti ini sangat penting, terutama untuk membekali pelaku UMKM dengan keterampilan baru yang relevan di era digital.
"Kami menyambut baik kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas dalam memberdayakan masyarakat, Kami sangat mengapresiasi pelatihan ini karena relevan dengan kebutuhan anggota GERKATIN. Semoga kegiatan ini menjadi titik awal peningkatan kapasitas UMKM yang lebih luas dan inklusif,” tambahnya.
Ketua Pelaksana, Arninda, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk membantu UMKM bertahan di tengah tantangan zaman, tetapi juga untuk mendorong mereka berkembang melalui pemanfaatan teknologi digital secara cerdas.
Kami ingin UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan mampu bersaing. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali dengan pemahaman keuangan yang lebih baik serta strategi digital yang dapat langsung diterapkan, termasuk foto produk yang menarik, pemasaran melalui media sosial, dan copywriting dengan bantuan AI.




