Sekjen PBB Mendesak Perpanjangan Perjanjian Nuklir AS-Rusia
detikNews Internasional
Sekjen PBB Desak Perjanjian Nuklir AS-Rusia Segera Diperpanjang
Zunita Putri - detikNews
Kamis, 05 Feb 2026 07:38 WIB
Jakarta -
Sekjen PBB Antonio Guterres mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia untuk segera menandatangani perjanjian nuklir terbaru. Sebab, perjanjian nuklir AS-Rusia sebentar lagi akan berakhir.
Guterres mengatakan ini adalah "momen genting bagi perdamaian dan keamanan internasional". Perjanjian New START diketahui berakhir pada hari ini, jika perjanjian itu berakhir maka secara resmi membebaskan Moskow dan Washington dari sejumlah pembatasan pada persenjataan nuklir mereka.
"Untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad, kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat pada persenjataan nuklir strategis Federasi Rusia dan Amerika Serikat," kata Guterres dilansir AFP, Kamis (5/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Rusia Bersiap untuk Dunia Tanpa Batasan Nuklir
Guterres mengatakan New START dan perjanjian pengendalian senjata lainnya telah "meningkatkan keamanan semua bangsa secara drastis."
ADVERTISEMENT
"Pembubaran pencapaian selama beberapa dekade ini terjadi pada waktu yang paling buruk -- risiko penggunaan senjata nuklir berada pada tingkat tertinggi dalam beberapa dekade," katanya, tanpa memberikan detail lebih lanjutnya.
Guterres mendesak Washington dan Moskow "untuk segera kembali ke meja perundingan dan menyepakati kerangka kerja pengganti."
Rusia dan Amerika Serikat bersama-sama mengendalikan lebih dari 80 persen hulu ledak nuklir dunia, tetapi perjanjian persenjataan telah melemah.
Baca juga: Eks Presiden Ingatkan Bahaya Jika Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir
Perjanjian New START, yang pertama kali ditandatangani pada tahun 2010, membatasi persenjataan nuklir masing-masing pihak hingga 1.550 hulu ledak strategis yang ditempatkan-pengurangan hampir 30 persen dari batas sebelumnya yang ditetapkan pada tahun 2002.
Perjanjian ini juga memungkinkan masing-masing pihak untuk melakukan inspeksi di lokasi persenjataan nuklir pihak lain, meskipun inspeksi ini ditangguhkan selama pandemi Covid-19 dan belum dilanjutkan sejak saat itu.
Baca juga: NATO Siapkan Misi Baru di Arktik Buntut Ambisi Trump Rebut Greenland
Simak juga Video 'Trump Sebut Armada AS Menuju Iran: Saya Harap Mereka Buat Kesepakatan':
[Gambas:Video 20detik]
(zap/yld)
perjanjian nuklir sekjen pbb antonio guterres as-rusia new start senjata nuklir
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
detikTravel
AS-Israel Serang Iran, Sejumlah Negara Timur Tengah Tutup Wilayah Udara
Sepakbola
Agar Cedera Lututnya Pulih Total, Mbappe Perlu...
detikHot
Trik Fairuz dan Sonny Buat Anak-anak Semangat Hapalan Al-Qur'an Tanpa Paksaan
detikFinance
Rak Besi Banting Harga di Transmart Full Day Sale
detikFood
7 Tempat Makan di Bekasi yang Buka Sampai Subuh, Bahkan 24 jam!
Sepakbola
Soal Sepak Pojok 'Gulat' Ala Arsenal, Wasit Dituding Abai
detikNews
Trump Bicara Potensi Korban dari Warga AS Usai Serang Iran, Klaim Misi Mulia
part of
Connect With Us
Copyright @ 2026 detikcom.
All right reserved
Kategori
detikNews
detikEdukasi
detikFinance
detikInet
detikHot
detikSport
Sepakbola
detikOto
detikProperti
detikTravel
detikFood
detikHealth
Wolipop
detikX
20Detik
detikFoto
detikHikmah
detikPop
Layanan
berbuatbaik.id
Pasang Mata
Adsmart
detikEvent
Signature Awards
Trans Snow World
Trans Studio
Bingkai.id
Ziswafctarsa.id
Flying Over Indonesia
For Your Business
rekomendit
Community Connect
Informasi
Redaksi
Pedoman Media Siber
Karir
Kotak Pos
Media Partner
Info Iklan
Privacy Policy
Disclaimer
Jaringan Media
CNN Indonesia
CNBC Indonesia
Haibunda
Insertlive
Beautynesia
Female Daily
CXO Media




