RSUD Smart Pamekasan Siapkan 11 Mesin Hemodialisis Baru untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan
PAMEKASAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Slamet Martodirdjo, atau yang lebih dikenal sebagai RSUD Smart Pamekasan, berupaya meningkatkan layanan kesehatan dengan menambah 11 unit mesin hemodialisis (HD) baru. Penambahan ini bertujuan untuk mengatasi antrean panjang pasien yang memerlukan cuci darah, terutama bagi mereka yang mengalami gagal ginjal.
Saat ini, RSUD Smart memiliki 9 mesin HD yang digunakan untuk melayani masyarakat. Dengan penambahan mesin baru, total fasilitas cuci darah di rumah sakit ini akan menjadi 20 unit, yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasien dari Pamekasan dan sekitarnya.
Komitmen Terhadap Layanan Kesehatan
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Smart, dr. Syaiful Hidayat, menjelaskan bahwa penguatan layanan hemodialisis ini merupakan salah satu bentuk komitmen rumah sakit untuk menyediakan pelayanan yang lebih cepat dan adil bagi masyarakat. "Layanan hemodialisis kita masih 9 alat. Sementara permintaan terus naik. Masyarakat berharap daftar tunggu tidak terlalu lama, sehingga mereka yang membutuhkan dapat segera mendapat pertolongan," ungkapnya.
Proses Pengadaan dan Target Operasional
dr. Syaiful Hidayat menambahkan, mesin-mesin baru ini diperkirakan akan mulai beroperasi pada tahun 2026. Proses pengadaan dilakukan melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO), yang dinilai sebagai metode yang lebih efektif dan efisien.
“KSO itu tidak terlalu rumit, karena gedung dibangun langsung oleh vendornya,” jelasnya. Pembangunan gedung untuk layanan HD ditargetkan akan selesai dalam waktu dua bulan. Jika semua tahapan berjalan sesuai rencana, pengerjaan akan dimulai pada Desember 2025 dan diharapkan siap beroperasi pada Februari 2026.
Harapan untuk Pasien Gagal Ginjal
Penambahan fasilitas ini diharapkan dapat menjadi kabar baik bagi pasien yang selama ini harus menunggu lama untuk mendapatkan layanan cuci darah. Dengan kapasitas yang lebih besar, RSUD Smart Pamekasan berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat, manusiawi, dan terjangkau bagi masyarakat.




