Roti Kukus Manado: Kuliner Ramadhan yang Habis Terjual 1.000 Biji Sehari
Sumber Foto: Kompas.com
Lifestyle

Roti Kukus Manado: Kuliner Ramadhan yang Habis Terjual 1.000 Biji Sehari

MANADO, KOMPAS.com - Roti kukus menjadi salah satu kuliner takjil yang paling dicari warga saat bulan Ramadhan tiba di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Kuliner khas ini tergolong unik karena hanya tersedia setahun sekali dan identik dengan Kelurahan Istiqlal, Kecamatan Wenang, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kampung Arab.

Salah satu pembuat roti kukus, Hadidjah Langkau, mengungkapkan, roti ini merupakan hidangan turun-temurun yang menjadi kebanggaan warga keturunan Arab di Manado.

Baginya, roti kukus adalah sajian wajib yang harus ada di meja makan saat waktu berbuka puasa tiba.

“Roti kukus ini setahu saya sudah ada sejak jaman orangtua terdahulu yang kebiasaannya di bulan puasa menyediakan roti kukus untuk berbuka. Roti ini hanya ada di kampung arab, semacam kue kebesaran di bulan puasa, dan merupakan sajian khusus berbuka puasa yang wajib disediakan ditiap-tiap keluarga,” ujar Hadidjah pada Jumat (20/2/2026).

Hadidjah sendiri sudah memproduksi roti khas ini sejak tahun 1991 dengan resep konsisten yang didapat dari rekannya.

Kini, dalam sehari ia mampu memproduksi hingga 1.000 biji roti kukus untuk memenuhi permintaan pasar yang melonjak tajam selama Ramadhan.

“Kalau awal pertama puasa, pasti habis, orang berlomba-lomba membelinya,” katanya.

Resep Gurih Berbahan Ikan Cakalang

Roti kukus ini memiliki cita rasa yang berbeda dari roti kukus manis pada umumnya.

Adonannya terbuat dari tepung terigu, telur, garam, dan air, sementara bagian dalamnya diisi dengan tumisan bumbu yang kaya rempah.

Isian roti berupa campuran sohun (laksa), bawang merah, bawang putih, serta cabai.

Protein utamanya menggunakan suwiran ikan tuna atau ikan cakalang yang dimasak bersama air santan kelapa hingga meresap.

Perpaduan ini menghasilkan rasa gurih yang mengenyangkan, sehingga cocok dijadikan menu pembatal puasa.

Di tingkat produsen, roti kukus dijual dengan harga Rp 2.000 per biji.