Pendapatan Kereta Cepat Whoosh dan Pertumbuhan Penjualan Eceran di Akhir 2023
Jakarta - Pada Jumat, 12 Januari 2024, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengungkapkan sumber pendapatan selama tiga bulan operasional Kereta Cepat Whoosh. General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyatakan bahwa salah satu sumber utama pendapatan perusahaan berasal dari penjualan tiket atau farebox.
Sejak mulai beroperasi secara komersial pada 17 Oktober 2023 hingga akhir tahun, KCIC telah menjual sebanyak 1.220.000 tiket dengan okupansi rata-rata sekitar 75 persen pada hari biasa, sedangkan pada akhir pekan, tingkat okupansi dapat mencapai lebih dari 80 persen. "Volume penumpang saat ini masih stabil dengan okupansi di atas 50 persen," ujar Eva saat dihubungi pada Rabu, 10 Januari 2024.
Evaluasi Tarif Jalan Tol oleh Anies Baswedan
Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, mengungkapkan rencananya untuk melakukan evaluasi terhadap tarif jalan tol. Dalam sebuah dialog bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Jakarta, Anies menekankan perlunya membedakan tarif jalan tol antara kegiatan usaha dan pribadi. Langkah ini diambil untuk menekan biaya logistik yang selama ini dianggap mahal.
"Perlu adanya review ulang atas tarif jalan tol, antara kegiatan usaha dengan kegiatan leisure. Saat ini, tarif untuk kegiatan non-komersial justru lebih rendah dibandingkan untuk kegiatan komersial," jelas Anies. Ia menambahkan bahwa kondisi ini menyebabkan banyak kendaraan logistik menggunakan jalan non-tol yang tidak dirancang untuk menampung kendaraan berat, berakibat pada kerusakan infrastruktur jalan tersebut.
Pertumbuhan Penjualan Eceran Menjelang Akhir 2023
Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa indeks penjualan riil (IPR) pada Desember 2023 mencapai 217,9, tumbuh 0,1 persen secara tahunan. Asisten Gubernur BI, Erwin Haryono, mengungkapkan bahwa kinerja penjualan eceran diperkirakan tetap kuat, didorong oleh peningkatan dalam kelompok bahan bakar kendaraan bermotor serta makanan, minuman, dan tembakau.
Secara bulanan, penjualan eceran juga diperkirakan meningkat, dengan pertumbuhan sebesar 4,8 persen. Hal ini mencerminkan optimisme terhadap daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.




