Pemantauan Terbaru Aktivitas Gunung Semeru oleh PVMBG
Sumber Foto: Bangsaonline.com
Terkini Cepat

Pemantauan Terbaru Aktivitas Gunung Semeru oleh PVMBG

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah merilis laporan terbaru mengenai kondisi aktivitas Gunung Semeru. Dalam pemantauan yang dilakukan, gunung api tersebut terlihat tertutup kabut, dan asap dari kawah tidak teramati.

Cek cuaca menunjukkan kondisi umumnya cerah hingga berawan dengan angin yang bertiup lemah ke arah selatan. Suhu udara di sekitar area Gunung Semeru berada pada kisaran 21 hingga 22 derajat Celsius.

Meskipun secara visual tidak ada peningkatan aktivitas yang signifikan, namun kegempaan di sekitar gunung masih tercatat cukup tinggi. Terdapat rekaman gempa letusan, meskipun tinggi kolom abu dan warna material letusan tidak dapat diamati. Selain itu, aktivitas guguran juga terpantau, meskipun jarak dan arah guguran tersebut tidak terlihat secara jelas.

Dalam periode pemantauan ini, terdapat 36 kali gempa letusan atau erupsi, 10 kali gempa guguran, dan 1 kali gempa hembusan yang tercatat. Berdasarkan evaluasi aktivitas vulkanik, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, mengeluarkan beberapa rekomendasi keselamatan bagi masyarakat dan pengunjung.

  • Masyarakat dilarang untuk beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 20 kilometer dari puncak Gunung Semeru.
  • Di luar jarak tersebut, aktivitas tidak diperbolehkan dalam radius 500 meter dari tepi sungai Besuk Kobokan untuk menghindari potensi perluasan awan panas dan aliran lahar.
  • Pengunjung juga diingatkan untuk tidak beraktivitas dalam radius 8 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru, mengingat potensi bahaya lontaran batu pijar.

Liswanto juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan aliran lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru. Hal ini terutama berlaku untuk daerah Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, di mana potensi lahar juga dapat terjadi di anak-anak sungai Besuk Kobokan, khususnya saat terjadi hujan deras.