Peluncuran AMAN JKN Percepat Layanan Peserta JKN di Yogyakarta
Yogyakarta (ANTARA) - BPJS Kesehatan meluncurkan Anjungan Mandiri (AMAN) JKN yang bertujuan untuk mempercepat layanan informasi dan administrasi bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Inovasi ini mulai dioperasikan sejak Januari 2024 dan menawarkan enam fitur utama yang dapat diakses oleh peserta tanpa harus antre di loket layanan.
Fitur AMAN JKN
- Status peserta
- Tagihan iuran
- Virtual account
- Informasi JKN
- Cari lokasi
- Perubahan data Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta, M. Idar Aries Munandar, menjelaskan bahwa AMAN JKN ditempatkan di dekat pintu masuk untuk memudahkan akses peserta. Petugas akan memberikan panduan kepada peserta yang membutuhkan layanan yang tersedia di AMAN JKN. "Dengan AMAN JKN, kebutuhan peserta dapat diselesaikan lebih cepat tanpa harus antre di loket layanan kami," ujarnya.
Keamanan Data Peserta
BPJS Kesehatan juga memperhatikan keamanan data peserta dengan mengintegrasikan sistem pengenalan wajah, bernama Face Recognition BPJS Kesehatan (Frista), pada AMAN JKN. Proses perubahan data, seperti perubahan FKTP, memerlukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan verifikasi wajah untuk memastikan validitas data peserta. Jika data terverifikasi, peserta dapat melanjutkan proses perubahan data dengan mudah dan cepat.
Alternatif Layanan Non-Tatap Muka
Selain AMAN JKN, BPJS Kesehatan juga menyediakan layanan melalui Aplikasi Mobile JKN yang memungkinkan peserta untuk mengakses informasi dan administrasi JKN kapan saja dan di mana saja. Aplikasi ini menyediakan fitur seperti pengecekan data, informasi, perubahan data, dan pengambilan antrean fasilitas kesehatan tanpa harus datang ke kantor cabang.
Salah satu peserta JKN, Ismayanur Vida Limah, menyatakan pengalamannya menggunakan AMAN JKN. Ia merasa puas karena dapat melakukan pengecekan iuran dengan cepat tanpa harus menunggu antrean di loket. "Tadi dipandu oleh petugas untuk menggunakan AMAN JKN. Setelah selesai, saya bisa langsung pulang," katanya. Ia berharap semakin banyak fitur yang ditawarkan untuk memudahkan peserta.




