Panduan Puasa Sehat untuk Penderita Diabetes dari dr. Ana Adryana
Kini News - dr Ana Adryana
PALOPOPOS.CO.ID, PALOPO - Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan bagi penderita diabetes memerlukan persiapan khusus. Ini harus dilakukan agar tidak mengalami komplikasi kesehatan yang berbahaya.
Dokter BPJS Kesehatan Palopo, dr. Ana Adryana, menegaskan bahwa penderita diabetes boleh berpuasa asalkan kadar gula darahnya terkontrol dengan baik dan tidak memiliki penyakit serius lain seperti penyakit jantung atau ginjal.
Persiapan dan Pengaturan Selama Puasa
Pengaturan pola makan, aktivitas fisik, dan jadwal minum obat menjadi kunci utama agar penderita diabetes dapat berpuasa dengan aman.
Hal ini penting untuk mencegah kondisi hipoglikemia (kadar gula darah turun drastis) atau hiperglikemia (kadar gula darah sangat tinggi) yang dapat menimbulkan gejala seperti sakit kepala, pusing, lemas, sering haus, kejang, hingga kehilangan kesadaran.
"Jika selama berpuasa Anda merasa pusing, sakit kepala, lemas, jantung berdebar, keringat dingin, tubuh gemetar, dan seperti akan pingsan, segera hentikan puasa dan periksakan diri ke dokter terdekat," jelas dr. Ana yang juga bertugas di PKM Wara Utara Kota ini..
Tips Berpuasa Aman bagi Penderita Diabetes
Berikut ini beberapa tips yang disarankan oleh dr. Ana Adryana untuk penderita diabetes yang ingin menjalankan ibadah puasa dengan aman:
1. Jangan melewatkan makan sahur
Menurut dr Ana, karena sahur membantu menjaga cadangan energi dan mencegah hipoglikemia. Disarankan makan sahur mendekati waktu imsak atau subuh.
2. Tetap makan tiga kali sehari.
Menurutnya, penderita diabetes harus tetap makan tiga kali sehari. Penggantian waktu makan: sarapan diganti dengan sahur, makan siang dengan berbuka puasa, dan makan malam setelah sholat Tarawih.




