Panduan Lengkap Memulai Bisnis Produk Digital untuk Pemula
Sumber Foto: Kompasiana.com
Teknologi

Panduan Lengkap Memulai Bisnis Produk Digital untuk Pemula

Saya masih ingat waktu itu seperti film jelek yang diputar ulang tiap malam.

Hari itu HRD memanggil dengan senyum fake yang sudah saya duga.

"Maaf, Agus, perusahaan melakukan efisiensi."

Dalam 5 menit, saya kehilangan gaji tetap, tunjangan hari raya, dan yang paling sakit: rasa percaya diri.

Selama 3 bulan cari kerja, lamaran seolah tenggelam di lautan LinkedIn.

Sempat kepikiran buka warung nasi uduk---tapi lihat harga minyak goreng naik, langsung tutup buku rencana.

Sampai suatu malam, scroll-scroll Instagram, mata saya tertumbuk postingan teman lama:

"Baru jualan template Notion di Shopee, untung 3 juta minggu ini. Modal cuma kuota."

Wait, what? Cuma pakai kuota? Saya yang punya laptop tua dan utang kartu kredit masih bisa apa dong?

Google Jadi Guru, YouTube Jadi Kampus

Malam itu juga saya ngetik cara jual produk digital untuk pemula di Google.

Hasilnya? Puluhan blog, tapi kebanyakan bahasa asing atau bertebaran istilah techy bikin pusing.

Saya putuskan belajar step by step---mulai dari A, nggak loncat ke Z.

A = Ambil satu ide, jangan semua sekaligus

Saya pilih digital planner karena hobi bikin jadwal di Excel waktu masih kantoran.

B = Bikin versi paling sederhana dulu

Pakai Canva free, template kosong A4, dikasih tab "Senin--Minggu", selesai.

Jangan mikirin animasi atau warna pastel aesthetic kalau belum ada yang beli.

C = Cari tahu harga pasar

Cek Shopee dan Tokopedia, rata-rata digital planner dijual 10--25 ribu.

Saya pasang 15 ribu---cukup buat beli Indomie + telor sebulan.