Melestarikan Resep Tradisional: Kunci untuk Budaya dan Lingkungan Nusantara
Sumber Foto: National Geographic Indonesia
Lifestyle

Melestarikan Resep Tradisional: Kunci untuk Budaya dan Lingkungan Nusantara

Lenyapnya satu per satu resep makanan tradisional Nusantara bukan semata persoalan perut. Kondisi ini juga menyangkut nasib budaya dan alam kita.

Nationalgeographic.co.id— Satu per satu resep makanan tradisional lenyap dari bumi Nusantara. “Indonesia sedang kehilangan resep setiap hari, sejalan dengan nenek kita, ibu kita, meninggal,” ujar Mei Batubara, seorang pegiat pangan tradisional Nusantara.

Mei mengungkap kenyataan suram pangan kita. “Nenek kita enggak menulis resep," kata Mei. "Resep itu diturunkan dengan masak bareng. Kalau enggak sempat praktik bersama, enggak sempat diajarkan, hilang resep itu.”

Bersama suaminya, Chef Ragil, Mei kemudian memutar otak untuk menyelamatkan resep-resep yang tersisa. “Kegelisahan itulah yang kami tulis dalam proposal kami ke Kedutaan Besar Amerika,” ucap Mei.

Sejak 2021, memanfaatkan dana hibah dari Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), mereka mengadakan ekspedisi selama tiga tahun untuk menghimpun resep masakan tradisional dari seluruh wilayah Indonesia. Hasilnya, mereka berhasil mencatat lebih dari 500 resep lokal yang terancam punah ke dalam serial buku Pusaka Rasa Nusantara.

Lewat Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, Mei dan suaminya juga aktif memberikan edukasi terkait pangan serta pelatihan mengolah bahan pangan.

Donny Fernando/National Geographic Indonesia

Mei Batubara adalah pendiri dari Nusa Gastronomi.

Pada 2024, Mei dan timnya sukses menyelenggarakan Festival “Merayakan Gastronomi Indonesia” yang dihadiri lebih dari 6.000 orang.

“Ternyata responsnya positif sekali,” kata Mei. “Mereka bisa lihat sejarah pangan Indonesia. Mereka bisa belajar tentang hubungan pangan dan lingkungan.”

“Kalau kita memasak masakan tradisional tertentu, ya kebunnya, hutannya harus dijaga karena bahannya hanya ada di hutan itu, sehingga masyarakat adat menjaga hutan itu. Jadi saling berkaitan,” jelas Mei.

“Lingkungan rusak, makanan rusak. Masyarakat menjaga makanan, mereka menjaga lingkungan.”

Selain baik bagi lingkungan, makanan tradisional juga baik bagi kesehatan. “Kami belajar bahwa mereka yang masih mengonsumsi makanan tradisional, itu lebih sehat daripada mereka yang makan ‘makanan modern’. Karena makanan tradisional itu hampir selalu menggunakan bahan-bahan yang fresh,” terang Mei.

Mei Batubara

Resep makanan tradisional Indonesia memanfaatkan hasil alam sehingga kelestarian alam harus terjaga dan tak boleh dirusak.

Gerakan “farm to table ”, “ forest to table ”, dan “100% organic ” yang menjadi tren pangan sehat dunia saat ini sejatinya sudah diterapkan dalam tradisi pangan Nusantara.

Mei menegaskan, "Kami percaya, upaya menyelamatkan resep tradisional tidak hanya perkara menyelamatkan budaya, tapi juga soal menyelamatkan lingkungan serta diri kita di masa mendatang.”

---

Pengetahuan tak terbatas kini lebih dekat. Simak ragam ulasan jurnalistik seputar sejarah, budaya, sains, alam, dan lingkungan dari National Geographic Indonesia melalui pranala WhatsApp Channel dan Google News. Ketika arus informasi begitu cepat, jadilah bagian dari komunitas yang haus akan pengetahuan mendalam dan akurat.

Halaman:

1 2 Lihat Semua

Tag:

Makanan Resep Pangan

Mutakhir

Populer