Kisah Kebangkitan Batik Khantil Setelah Musibah Kebakaran
Sumber Foto: detikInet
Detik Kini

Kisah Kebangkitan Batik Khantil Setelah Musibah Kebakaran

Jakarta - Brand Batik Khantil, yang didirikan oleh Ahmad Musa dan istrinya, mengalami perjalanan yang penuh tantangan sebelum mencapai kesuksesan. Meskipun menghadapi musibah kebakaran yang menghancurkan toko fisik mereka, Batik Khantil kini berhasil meraih popularitas, terutama melalui platform e-commerce seperti Shopee.

Awal Mula Batik Khantil

Ahmad Musa menceritakan bahwa Batik Khantil didirikan sebelum kehadiran Shopee di pasar Indonesia. Pada awalnya, mereka memasarkan produk batik secara langsung ke kios-kios di pasar tradisional. Hal ini menunjukkan komitmen pasangan ini dalam mempromosikan warisan budaya Indonesia.

Kebakaran yang Menghancurkan

Antara tahun 2015 hingga 2018, Batik Khantil membuka toko di Pekalongan. Namun, pada saat yang tidak terduga, toko tersebut mengalami kebakaran yang mengakibatkan kerugian besar. "Toko itu mengalami musibah, kebakar tuh tokonya habislah setelah sekian lama kita bangun," ungkap Musa dalam acara 'Media Gathering Shopee 12.12 Birthday Sale - Satu Dekade Mengukir Cerita Pertumbuhan Bersama' yang berlangsung pada Jumat, 5 Desember 2025, di Aroem Mahakam, Jakarta Selatan.

Kebangkitan Melalui E-Commerce

Meski terpuruk akibat kebakaran, Batik Khantil tidak menyerah. Mereka berhasil bangkit kembali dan memanfaatkan platform digital untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. Dengan strategi yang tepat, Batik Khantil kini menjadi salah satu brand batik yang dikenal luas di Indonesia.

Kisah perjuangan Ahmad Musa dan Batik Khantil menjadi inspirasi bagi banyak pelaku usaha lainnya untuk terus berjuang meskipun menghadapi berbagai rintangan.