Rismon Sianipar Nyatakan Ijazah Jokowi dan Gibran Asli
Kini News - Peneliti dan ahli forensik digital, Rismon Sianipar, mengkonfirmasi keaslian ijazah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pernyataan ini disampaikan Rismon setelah melakukan kajian lebih lanjut dan akan dituangkan dalam buku yang sedang ditulisnya.
Awal Kejadian
Polemik mengenai ijazah Jokowi dan Gibran yang sebelumnya dituding palsu berawal dari dua buku yang ditulis Rismon, yaitu 'Jokowi's White Paper' dan 'Gibran End Game'. Dalam buku-buku tersebut, Rismon menyampaikan klaim bahwa ijazah keduanya tidak asli. Namun, setelah melakukan penelitian lebih lanjut, Rismon membantah klaim tersebut.
Perkembangan
Rismon mengungkapkan bahwa kajian yang dilakukannya selama tiga bulan terakhir menunjukkan adanya fitur-fitur keaslian pada ijazah Jokowi, seperti 'watermarks' dan emboss. Ia juga menegaskan bahwa dokumen tersebut menunjukkan konsistensi dengan foto ijazah yang diunggah oleh Dian Sandi Utama. Rismon menambahkan bahwa penemuan ini didapatkan melalui teknik pencahayaan dan analisis geometri yang mendalam.
Kondisi Terakhir
Rismon telah menyampaikan permohonan maaf kepada Gibran secara langsung dan mengungkapkan niatnya untuk menulis buku antitesis dari karya-karyanya sebelumnya. Ia memperkirakan bahwa proses penulisan buku tersebut akan memakan waktu enam bulan, dengan harapan dapat dipublikasikan tahun ini. Rismon juga telah meminta maaf kepada Jokowi, yang mengaku telah memaafkan, namun menyerahkan urusan hukum kepada pengacaranya dan kepolisian.




