Kemensos Salurkan Rp1,83 Triliun untuk 1,7 Juta Keluarga Terdampak Banjir di Sumatera
BANDUNG, PRFMNEWS - Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler dan bansos adaptif bagi masyarakat terdampak banjir di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Berita Bandung
Bantuan yang disalurkan terdiri dari bansos reguler triwulan pertama berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako dengan total anggaran sebesar Rp1.832.738.125.000, serta bansos kebencanaan atau bansos adaptif.
Bansos adaptif mencakup dukungan logistik dan dapur umum, santunan ahli waris, jaminan hidup (jadup), isian hunian, hingga bantuan stimulan sosial ekonomi dan pemulihan ekonomi.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan Bantuan ini ditujukan kepada lebih dari 1,7 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk bansos reguler.
“Yang pertama adalah bantuan sosial reguler untuk tiga provinsi, sudah kami salurkan sejak awal Februari. Total anggarannya Rp1,83 triliun dan ditujukan kepada 1,7 juta lebih keluarga penerima manfaat,” ujar Gus Ipul dalam Rapat Koordinasi Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Banjir Wilayah Sumatera di Gedung Nusantara IV DPR RI, Jakarta, Rabu 18 Februari 2026.
Saat ini, dari total 53 kabupaten/kota terdampak di wilayah Sumatera, sebanyak 29 daerah telah tervalidasi oleh Kementerian Dalam Negeri dan siap untuk proses penyaluran.
Untuk Provinsi Aceh, tercatat 513 jiwa penerima santunan ahli waris dan telah meningkat menjadi 562 jiwa berdasarkan pembaruan data. Selain itu, terdapat 133.364 KK penerima isian hunian dan bantuan stimulan sosial ekonomi, serta sekitar 473 ribu lebih jiwa penerima jaminan hidup.
Sementara di Sumatera Utara, tercatat 365 jiwa penerima santunan ahli waris dengan total anggaran yang telah disalurkan Rp3.030.000.000. Kemudian 25.712 KK menerima isian hunian dan bantuan stimulan sosial ekonomi, serta 17.759 jiwa menerima jaminan hidup.




