Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Sosial Rp16,1 M untuk Warga Probolinggo Terdampak Banjir
Kini News - Probolinggo, MCI News – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial (bansos) Pemerintah Provinsi Jawa Timur senilai Rp16.118.700.000 di Kantor Bupati Probolinggo, Senin (23/02/2026). Penyaluran ini menjadi bagian dari perlindungan dan bantalan sosial bagi masyarakat ekonomi rentan sekaligus mendorong economy recovery pascabanjir yang melanda lima kecamatan.
Gubernur Khofifah mengatakan, bantuan yang disalurkan terdiri atas bantuan sosial dan bantalan ekonomi. “Ini adalah proses penyampaian bantuan sosial dan bantalan ekonomi, ada bantalan ekonomi ada yang bantuan sosial,” kata Gubernur Khofifah.
Bantuan tersebut disalurkan melalui dua perangkat daerah dan BUMD. Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menyalurkan Rp8.650.700.000, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Rp7.443.000.000, serta BUMD Provinsi Jawa Timur Rp25.000.000.
Dari Dinas Sosial Jatim, bantuan meliputi Program Keluarga Harapan Plus (PKH Plus) Rp6.560.000.000 untuk 3.280 keluarga, bantuan kemiskinan ekstrem Rp412.500.000 untuk 275 jiwa, serta bantuan penyandang disabilitas Rp849.600.000 untuk 236 jiwa. “Yang bantalan sosial itu yang sifatnya charity untuk yang difabel untuk yang lansia,” sebutnya.
Selain itu, terdapat bansos KIP Putri Jawara Rp300.000.000 untuk 100 jiwa, KIP PPKS Jawara Rp15.000.000 untuk 5 jiwa, serta BOP dan taliasih pilar sosial sebesar Rp513.600.000. Sementara itu, BUMD Jatim menyalurkan zakat produktif Rp25.000.000 bagi 50 penerima manfaat.
“Ada juga program kemandirian ekonomi, kemandirian ekonomi itu ada KIP Jawara, ada untuk pengentasan kemiskinan ekstrem, dan ada zakat produktif,” katanya.
Ia menegaskan, program kemandirian sosial tersebut diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pengembangan usaha produktif. “Yang sifatnya prosperity bagaimana menghadirkan kesejahateraan dengan kemandirian di masing masing keluarga,” imbuhnya.
Dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, bantuan meliputi Bumdesa Rp100.000.000 untuk 1 desa, Desa Berdaya Rp100.000.000 untuk 1 desa, Jatim Puspa Rp604.500.000 untuk 3 desa, serta BKK Desa Rp6.638.500.000 untuk 38 desa. “Kemudian ada dana untuk Bumdesa, ini menjadi bagian penguatan ketahanan masyarakat di desa ketahanan sosial di desa ketahanan keamanan di desa,” terangnya.
Bansos ini diharapkan membantu warga terdampak banjir sejak Sabtu (21/02/2026) malam di Kecamatan Kraksaan, Kotaanyar, Gading, Krejengan, dan Besuk. “Kita menyampaikan agak banyak bansos yang bisa menjadi bantalan sosial maupun bantalan ekonomi supaya economy recoverynya cepat,” ucapnya.
Salah satu penerima bantuan asistensi penyandang disabilitas, Maimunah (38), menyampaikan rasa syukur. “Terima kasih pemerintah dan Ibu Gubernur atas bantuannya, saya senang sekali bisa saya gunakan untuk membeli susu anak saya, terima kasih banyak,” kata Maimunah.




