Kembali Viral, Es Gabus Aman Konsumsi Terlepas dari Isu Negatif
Sumber Foto: PRFM News
Lifestyle

Kembali Viral, Es Gabus Aman Konsumsi Terlepas dari Isu Negatif

BANDUNG, PRFMNEWS - Es gabus merupakan jajanan populer sejak tahun 1990-an. Jajanan sederhana ini dulu mudah ditemukan di depan sekolah dengan harga yang terjangkau.

Namun belakangan ini, es gabus kembali viral dan menjadi perbincangan di media sosial setelah adanya kasus yang melibatkan aparat kepolisian dengan seorang pedagang es gabus yang bernama Sudrajat, dikarenakan tekstur es gabus yang menurutnya aneh.

Tuduhan tanpa dasar yang menyebut es gabus tersebut berasal dari bahan “spons” atau busa kasur. Setelah diperiksa, hasil laboratorium memastikan bahwa jajanan yang dijual Sudrajat aman dikonsumsi dan tidak mengandung bahan berbahaya.

Padahal, tekstur es gabus yang lembut dan kenyal tersebut berasal dari penggunaan tepung hunkwe. Nama “hunkwe” sendiri berasal dari bahasa Tionghoa Hokkien, yakni hún-kóe, yang merujuk pada tepung pati dari kacang hijau.

Ketika dimasak bersama santan lalu didinginkan, adonan akan mengalami proses retrogradasi, yaitu perubahan struktur pati yang membuat teksturnya menjadi lebih padat dan elastis.

Saat adonan tersebut dibekukan di dalam freezer, kandungan air di dalam gel hunkwe akan membentuk kristal es. Proses ini menghasilkan pori-pori mikro pada adonan padat, sehingga tampilan dan teksturnya disalahartikan menyerupai spons atau busa.

Sebagai bahan pangan nabati, tepung hunkwe memiliki nilai gizi yang cukup baik. Tepung ini mengandung protein dan serat, rendah lemak, serta menjadi alternatif untuk yang membutuhkan bahan makanan bebas gluten.