Kantor Pertanahan Yogyakarta Sesuaikan Jam Layanan Selama Ramadan
Pelayanan pertanahan di Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta. (ANTARA/HO-Humas ATR/BPN DIY)
Yogyakarta (ANTARA) - Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta melakukan penyesuaian jam layanan guna menjaga optimalisasi pelayanan kepada masyarakat serta memberikan kenyamanan bagi pegawai dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta Sri Martini di Yogyakarta, Kamis, menyampaikan bahwa penyesuaian jam layanan ini merupakan bentuk komitmen untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama bulan Ramadan.
"Kami memastikan bahwa meskipun terdapat penyesuaian jam layanan, kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Melalui berbagai kanal layanan yang tersedia, kami berupaya memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengakses layanan pertanahan selama Ramadan," ujarnya.
Penyesuaian ini diharapkan tetap mampu menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang profesional, responsif, dan prima selama bulan Ramadan.
Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan waktu kunjungan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan serta memanfaatkan layanan yang tersedia. Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga Ramadhan 1447 H membawa keberkahan bagi kita semua.
Adapun penyesuaian jam layanan loket Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta selama bulan Ramadan adalah sebagai berikut:
Senin - Kamis: pukul 08.00 – 14.00 WIB
(Istirahat 12.00 – 12.30 WIB)
Jumat: 08.00 – 14.30 WIB
(Istirahat 11.30 – 12.30 WIB)
Untuk layanan di Mal Pelayanan Publik, tetap berjalan seperti biasa, yaitu pada 08.00 – 11.00 WIB. Selain itu, Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta juga tetap menghadirkan Layanan Pelataran yang dilaksanakan setiap:
Sabtu dan Minggu: 08.00 – 12.00 WIB
Pewarta : SP
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.




