Iran Tegaskan Hak Bela Diri Terhadap Ancaman Militer AS
Sumber Foto: republika.co.id
Internasional

Iran Tegaskan Hak Bela Diri Terhadap Ancaman Militer AS

Iran tegaskan akan melawan jika diserang.

Red: Nashih Nashrullah

Foto: wikipedia

Rudal hipersonik Fattah milik Iran saat dipamerkan di acara rilis pada 6 Juni 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON—Iran memperingatkan Dewan Keamanan melalui Sekretaris Jenderal PBB tentang apa yang disebutnya sebagai ancaman Amerika yang semakin meningkat untuk menggunakan kekuatan militer.

Dia menegaskan akan membalas dengan tegas dan proporsional jika mengalami agresi militer dan bahwa semua pangkalan dan fasilitas militer milik pasukan penyerang di wilayah tersebut akan menjadi sasaran yang sah dalam rangka pertahanan diri.

Baca Juga

Media AS Ini Ungkap Kesepakatan Hasil Pertemuan Dua Sejoli Trump dan Netanyahu Terkait Iran

Pengakuan Tentara Israel Picu Kemarahan Warganet: Kami tak Cuma Membunuh, tapi Juga Memperkosa

Pengakuan Fatah, Hamas, dan Mesir Ihwal Pengkhianatan Israel dan Halangi Komite Gaza

Hal ini disampaikan dalam surat yang dikirimkan Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeed Iravani kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyusul pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump mengenai kemungkinan penggunaan Pangkalan Diego Garcia dan Pangkalan Udara Fairford dalam konteks serangan militer yang mungkin dilakukan terhadap Iran.

Presiden AS mengancam akan menggunakan pangkalan militer di Pulau Diego Garcia di Samudra Hindia dan Pangkalan Udara Fairford di Inggris jika terjadi konfrontasi militer dengan Iran.

Irawani mengatakan, "Saya menulis kepada Anda sekali lagi untuk menarik perhatian Anda dan anggota Dewan Keamanan secara mendesak terhadap ancaman terus-menerus dari para pejabat Amerika Serikat untuk menggunakan kekuatan militer," kata dia dikutip Aljazeera, Jumat (20/2/2026).

Dia menambahkan pernyataan presiden AS tidak dapat dianggap sebagai retorika politik belaka," dan menekankan pernyataan tersebut menunjukkan ancaman nyata akan terjadinya agresi militer yang akan membawa konsekuensi bencana bagi kawasan ini, serta ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan internasional.

Dia menyebut jika situasi di kawasan itu tidak stabil dan aksi militer AS yang sedang berlangsungn akan membuat kemungkinan eskalasi makin besar.

Utusan Iran itu menegaskan jika negaranya tidak menginginkan ada ketegangan atau perang serta tidak akan memulai aksi militer apa pun.

Namun dia, menekankan bahwa Iran akan menggunakan haknya untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB jika diserang.

Ikuti Whatsapp Channel Republika

Advertisement

perang iran as

perang as iran

as serang iran

israel-as serang iran

Berita Terkait

News - 7 jam yang lalu

Ada Klaim Trump Coba Pakai Kode Nuklir Lawan Iran, Tapi Disetop Kepala Staf Militer, Ini Faktanya

News - 9 jam yang lalu

Laporan Intelijen: Iran Masih Punya Ribuan Rudal untuk Serang Pangkalan AS

News - 12 jam yang lalu

Digocek Drone Iran, Cadangan Pencegat Rudal AS Terkuras, Stok Patriot Disebut Habis 50 Persen

Khazanah - 16 jam yang lalu

Analis Rusia: Perang Iran adalah Kekalahan Terbesar AS Sepanjang Sejarah

Khazanah - 18 jam yang lalu

Iran Tegaskan Siap Hadapi Ancaman Musuh

Khazanah - 21 April 2026, 20:21

Siapkan Kejutan Baru Jika Perang Kembali Meletus, Iran akan Ciptakan 'Neraka' Bagi AS-Israel

Khazanah - 21 April 2026, 16:22

Teka-teki 'Gunung Kapak', Benteng Alam Terkuat yang Melindungi Nuklir Iran dari Serangan AS?

Khazanah - 21 April 2026, 16:06

Apa Rahasia Ketertarikan Israel terhadap Firaun dalam Perang Mereka?

Berita Lainnya

Ameera - Rabu , 22 Apr 2026, 21:00 WIB

Pertamina Patra Niaga Hadirkan Pasar Murah dan Edukasi Kesehatan Bagi Perempuan di Hari Kartini 2026

Ameera - Rabu , 22 Apr 2026, 18:42 WIB

BPOM Dukung Pembatasan GGL Lewat Nutri Level

Ameera - Rabu , 22 Apr 2026, 18:20 WIB

YLKI Nilai Cukai MBDK Dinilai Lebih Efektif Tekan Konsumsi GGL

Ameera - Rabu , 22 Apr 2026, 17:14 WIB

Meta Uji Coba WhatsApp Plus, Ada Fitur Apa Saja dan Berapa Biayanya?

Ameera - Rabu , 22 Apr 2026, 17:05 WIB

Tips Bangkit dari Titik Terendah: Berhenti Cari Validasi Dunia, Mulai 'Daftar' ke Langit