Gubernur Pramono Tanggapi Kebakaran di PT Terra Drone: Pemprov DKI Tanggung Biaya Pemakaman Korban
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan rasa duka yang mendalam atas kebakaran yang melanda PT Terra Drone Indonesia, yang berlokasi di Jalan Letjen Soeprapto, Cempaka Baru, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/12). Dalam kunjungannya ke lokasi, Pramono menekankan pentingnya penanganan yang cepat dan terkoordinasi, dengan prioritas pada keselamatan warga dan dukungan bagi keluarga korban.
"Saya sebagai Gubernur Jakarta sungguh berduka. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang kembali," ungkap Pramono.
Gubernur menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah bergerak cepat sejak menerima laporan pertama mengenai insiden tersebut. Sebagai langkah tanggung jawab, Pemprov DKI akan menanggung seluruh biaya pemakaman bagi korban yang meninggal dunia.
"Saya sudah menelepon Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota untuk menyiapkan segala keperluannya. Kemungkinan tidak bisa di satu tempat karena jumlahnya," tambahnya.
Bagi korban yang mengalami luka, Pemprov DKI memastikan mereka akan dirujuk ke fasilitas kesehatan dan mendapatkan penanganan medis tanpa biaya. Pramono juga meminta seluruh rumah sakit rujukan siap untuk melayani korban yang membutuhkan perawatan lebih lanjut.
Gubernur Pramono mengingatkan para pemilik usaha agar menjadikan aspek keselamatan sebagai prioritas utama. Ia menilai insiden ini sebagai pengingat penting untuk penerapan standar keamanan kerja yang ketat.
"Kami berharap siapa pun yang memiliki usaha seperti ini benar-benar menjadikan keselamatan sebagai hal yang sangat penting," tegasnya.
Terkait penanganan di lapangan, Pramono memastikan bahwa Dinas Gulkarmat, BPBD, dan jajaran terkait akan tetap siaga hingga seluruh tahap evakuasi dan identifikasi korban selesai. Ia juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan ruang bagi petugas yang masih bekerja di lokasi.
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 22 korban meninggal dunia telah dievakuasi, terdiri atas 15 perempuan dan 7 laki-laki, yang semuanya telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 19 orang berhasil diselamatkan dari lantai tujuh gedung saat proses evakuasi berlangsung.
Kebakaran yang terjadi siang hari tersebut menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar Jalan Letjen Soeprapto, akibat banyaknya warga yang menonton serta mobil pemadam kebakaran dan ambulans yang memenuhi ruas jalan. Pada jam-jam awal insiden, arus kendaraan tersendat dari arah Kemayoran menuju Cempaka Putih, sehingga pengendara terpaksa melambat dan mencari jalur alternatif.
Petugas gabungan menutup sebagian lajur untuk memudahkan proses evakuasi dan pemadaman, yang membuat distribusi lalu lintas di kawasan tersebut menurun signifikan hingga api berhasil dipadamkan. Meskipun demikian, kepolisian dan petugas Dishub bekerja cepat untuk mengurai antrean kendaraan agar kondisi lalu lintas kembali stabil menjelang sore hari.




