Google Luncurkan Lyria 3: Buat Lagu dan Sampul Hanya dari Teks
JAKARTA - Google resmi menghadirkan Lyria 3, model pembuatan musik terbaru yang terintegrasi langsung ke dalam Gemini. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat lagu berdurasi 30 detik hanya dari teks, foto, atau video tanpa perlu aplikasi tambahan.
Lyria 3 mulai tersedia secara global sejak 18 Februari untuk pengguna Gemini berusia 18 tahun ke atas. Pada tahap awal, fitur ini dirilis untuk desktop dan akses melalui aplikasi seluler dijadwalkan menyusul dalam beberapa hari ke depan.
Melalui Lyria 3, pengguna cukup memasukkan deskripsi sederhana terkait tema, suasana hati, atau konsep lagu. Sistem kemudian akan secara otomatis menghasilkan lagu berdurasi 30 detik lengkap dengan lirik buatan AI serta gambar sampul yang juga dibuat oleh kecerdasan buatan.
Ket. Google resmi menghadirkan Lyria 3, model pembuatan musik terbaru yang terintegrasi langsung ke dalam Gemini. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat lagu berdurasi 30 detik hanya dari teks, foto, atau video tanpa perlu aplikasi tambahan.
Untuk visual sampul, Google memanfaatkan alat pembuat gambar internal bernama Nano Banana. Pengguna tidak perlu menulis lirik sendiri karena seluruh komponen lagu diproduksi otomatis berdasarkan prompt yang diberikan.
Dalam uji coba, pengguna dapat meminta Gemini membuat lagu dengan gaya tertentu tanpa harus menyalin karya artis asli. Jika nama musisi disebutkan, sistem hanya akan menghasilkan lagu yang terinspirasi dari nuansa atau gaya umum, bukan meniru secara langsung.
Lyria sendiri pertama kali diperkenalkan pada 2023 dan sempat digunakan dalam eksperimen YouTube bertajuk Dream Track. Program tersebut memungkinkan kreator membuat klip musik latar pendek untuk konten YouTube Shorts.
Kini dengan Lyria 3, Google mengklaim modelnya mengalami peningkatan signifikan dibanding versi sebelumnya. Sistem disebut mampu menghasilkan lirik otomatis, menawarkan kontrol lebih detail terhadap gaya dan vokal, serta memproduksi trek yang lebih kompleks dan terdengar realistis.
Dream Track juga akan diperbarui untuk menggunakan Lyria 3 sebagai mesin utamanya. Namun, Google belum memberikan kejelasan apakah kreator nantinya dapat membuat lagu dengan durasi lebih dari 30 detik.
Pada fase peluncuran, Lyria 3 mendukung sejumlah bahasa termasuk Inggris, Jerman, Spanyol, Prancis, Hindi, Jepang, Korea, dan Portugis. Google menyatakan dukungan bahasa tambahan sedang dalam tahap pengembangan.
Perusahaan menegaskan bahwa Lyria 3 dirancang untuk mendorong ekspresi orisinal, bukan meniru karya musisi tertentu. Filter khusus telah diterapkan untuk mencegah hasil yang terlalu mirip dengan lagu yang sudah ada di pasaran.
Meski demikian, Google mengakui bahwa sistem pengamanan tersebut belum tentu sempurna. Pengguna didorong untuk melaporkan apabila menemukan potensi pelanggaran hak cipta pada hasil yang dihasilkan AI.
Google juga tidak merinci artis mana saja yang datanya digunakan secara berlisensi untuk melatih model ini. Hal itu memunculkan pertanyaan lanjutan terkait transparansi sumber data pelatihan AI generatif di industri musik.
Bagi pengguna umum, Lyria 3 membuka akses instan untuk membuat klip musik pendek tanpa perlu perangkat lunak pengeditan audio tambahan. Sementara bagi kreator, batas 30 detik membuatnya lebih relevan untuk konten media sosial dibanding produksi lagu penuh.
Untuk mencoba fitur ini, pengguna dapat membuka Gemini di desktop lalu memilih Lyria 3 dari menu alat. Setelah memasukkan deskripsi, foto, atau video, sistem akan menampilkan trek dan sampul yang bisa langsung ditinjau.




