Gedung Putih Luncurkan Board of Peace untuk Atasi Krisis Gaza
Sumber Foto: Jurnal Patroli News
Internasional

Gedung Putih Luncurkan Board of Peace untuk Atasi Krisis Gaza

JurnalPatroliNews – Jakarta – Gedung Putih tengah mematangkan rencana untuk menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) pertama Board of Peace (BoP) pada 19 Februari 2026 mendatang.

Berdasarkan laporan media Axios yang mengutip keterangan pejabat dari empat negara anggota, pertemuan puncak ini akan difokuskan pada pembahasan situasi terkini di Gaza.

Inisiatif yang diluncurkan oleh Presiden Donald Trump pada akhir Januari lalu ini memposisikan BoP sebagai badan baru yang diklaim bertujuan untuk menyelesaikan berbagai konflik global secara lebih efektif.

KTT perdana ini direncanakan mengambil tempat di U.S. Institute of Peace, Washington. Agenda utama dalam pertemuan para pemimpin negara anggota ini mencakup strategi penggalangan dana internasional guna mendukung pembangunan kembali wilayah Gaza yang telah hancur akibat perang.

Sebagai rangkaian pembuka, Presiden Trump dijadwalkan menerima kunjungan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di Washington pada 17 Februari, atau dua hari sebelum forum BoP resmi dibuka.

Meskipun inisiatif ini disambut oleh sejumlah negara anggota, termasuk beberapa negara Timur Tengah dan Indonesia yang telah bergabung sejak peluncurannya di Davos, Swiss, BoP tak lepas dari kritik tajam para pakar internasional.

Banyak pihak menilai kehadiran badan ini berpotensi menggerus legitimasi dan peran strategis Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam mediasi perdamaian dunia. Kehadiran BoP dipandang sebagai langkah unilateral Amerika Serikat dalam membentuk tata kelola keamanan global yang baru.

Urgensi pertemuan ini semakin diperkuat oleh kondisi di lapangan yang terus memburuk meskipun kesepakatan gencatan senjata sempat tercapai.

Laporan terbaru menyebutkan adanya pelanggaran berulang yang mengakibatkan kematian sekitar 550 orang, baik dari pihak warga Palestina maupun tentara Israel, selama periode gencatan senjata tersebut. Sejak konflik pecah pada 2023, total korban jiwa warga Palestina di Gaza telah melampaui angka 71 ribu orang, dibarengi dengan krisis kelaparan sistemik yang kian mengancam jutaan nyawa warga sipil.

Benjamin Netanyahu berita dunia Board of Peace Donald Trump Gaza hubungan internasional Israel Palestina PBB WASHINGTON

Writer: RedEditor: Ar

Ikuti Kami

Navigasi pos

Pos sebelumnya Akhir Pelarian Bos PT Blueray: John Field Serahkan Diri ke KPK Usai Sempat Kabur dari OTT

Pos berikutnya Jawab Keluhan Menag, Presiden Prabowo Fasilitasi Kantor Terpadu Ormas Islam di Pusat Jakarta