Es Gabus: Kuliner Tradisional yang Kembali Viral Berkat Sentuhan Modern
KABARCIREBON -Media sosial baru-baru ini digemparkan oleh video seorang pedagang es gabus yang mendapat perlakuan tidak adil dari oknum aparat. Pedagang tersebut dituduh menjual makanan berbahaya berbahan spons, padahal produk yang dijualnya adalah jajanan tradisional legendaris Indonesia.
Minimnya literasi mengenai kuliner nusantara memicu kemarahan publik yang menyayangkan tindakan penghakiman sepihak terhadap pelaku usaha kecil tersebut. Es gabus sendiri sebenarnya adalah kudapan aman berbahan dasar tepung hunkwe yang sudah dikenal lintas generasi sejak era 80-an.
Miliki Tekstur Unik
Secara karakteristik, es gabus memiliki tekstur unik yang kenyal, lembut, dan sedikit berpori layaknya busa, sehingga masyarakat menyebutnya "gabus". Bahan utamanya, tepung hunkwe atau saripati kacang hijau, memberikan sensasi dingin dan menyegarkan saat disantap, terutama di cuaca yang panas.
Jajanan ini merupakan bagian dari identitas budaya kuliner Indonesia yang biasanya disajikan dalam potongan kotak berwarna-warni. Meskipun sempat dianggap kuno, es gabus tetap menjadi primadona bagi mereka yang ingin bernostalgia dengan cita rasa masa kecil.
Gelombang dukungan pun mengalir dari berbagai kalangan, termasuk konten kreator ternama Tasyi Athasyia yang turut memberikan edukasi melalui akun Instagram-nya. Tasyi membagikan versi modern es gabus dengan tampilan yang jauh lebih menarik dan varian rasa yang kekinian untuk menepis stigma negatif.
Dalam unggahannya pada 1 Februari 2026, ia memperlihatkan kreasi es gabus berbentuk buah-buahan seperti stroberi, pisang, dan semangka. Selain itu, ia juga menambahkan rasa populer seperti matcha dan kopi agar lebih relevan dengan lidah anak muda zaman sekarang.
Bahan Dasar yang Diperlukan:
- 100 gram tepung hunkwe berkualitas
- 150 gram gula pasir (sesuaikan dengan tingkat kemanisan)
- 700 ml cairan (bisa menggunakan air, susu, atau santan sesuai selera)
- 1/2 sdt garam untuk penyeimbang rasa
- Perisa dan pewarna makanan (stroberi, mangga, cokelat, atau pandan)
Langkah-Langkah Pembuatan:
1. Campur Bahan: Masukkan tepung hunkwe, gula pasir, dan garam ke dalam panci, lalu aduk hingga merata.
2. Larutkan: Tuangkan air atau susu secara bertahap sambil terus diaduk agar tidak ada gumpalan tepung yang tersisa.
3. Masak Adonan: Masak di atas api sedang sambil terus diaduk hingga tekstur adonan mengental dan mulai muncul letupan (mendidih).
4. Beri Rasa: Bagi adonan ke beberapa wadah, lalu tambahkan perisa dan pewarna makanan sesuai kreativitas Anda.
5. Cetak & Bekukan: Tuang adonan ke dalam cetakan silikon berbentuk unik, biarkan dingin di suhu ruang hingga set, lalu simpan di dalam freezer sampai beku sempurna.
Kejadian viral ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan aparat agar lebih menghargai keberagaman kuliner tradisional kita.
Edukasi mengenai bahan makanan lokal sangat diperlukan agar tidak terjadi lagi salah paham yang merugikan para pedagang kecil di jalanan.
Dengan sentuhan modernitas seperti resep di atas, es gabus terbukti bisa naik kelas dan tetap eksis sebagai camilan yang sehat serta menggemaskan.
Tradisi kuliner nusantara harus terus dijaga agar tetap lestari dan tidak hilang ditelan zaman maupun prasangka.***




