Bubur Oatmeal Tingkatkan Kadar Kolesterol Dalam 48 Jam
Awali hari Anda dengan berita kesehatan; Anda juga dapat membaca artikel-artikel berikut: Kekhawatiran tentang arsenik dalam kedokteran gigi: Bagaimana melindungi diri selama perawatan gigi; Berapa cangkir kopi sehari yang merupakan 'angka emas' untuk umur panjang?; Bagaimana cara menyiapkan ikan yang menyebabkan omega-3 paling banyak 'menguap'...
Studi baru: Bubur membantu memperbaiki kadar kolesterol hanya dalam 48 jam.
Kolesterol tinggi dan sindrom metabolik merupakan tantangan kesehatan utama, yang berkontribusi terhadap penyakit jantung, stroke, dan diabetes.
Kabar baiknya adalah sebuah penelitian yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal ilmiah Nature Communications menemukan bahwa perubahan pola makan hanya dalam dua hari dapat secara signifikan meningkatkan kadar kolesterol.
Studi yang dilakukan oleh para ilmuwan di Universitas Bonn (Jerman) dan dipimpin oleh Profesor Marie-Christine Simon ini melibatkan peserta dengan usia rata-rata hampir 60 tahun yang menderita sindrom metabolik (termasuk kelebihan berat badan, tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan lipid darah tinggi).
Studi ini mencakup dua uji coba: uji coba jangka pendek yang berlangsung selama dua hari dan uji coba jangka panjang yang berlangsung selama enam minggu.
Uji coba jangka pendek 2 hari: Peserta dibagi menjadi dua kelompok: satu kelompok mengikuti diet oatmeal dosis tinggi dan kelompok lainnya adalah kelompok kontrol. Kedua kelompok mengonsumsi diet rendah kalori dan tinggi serat selama dua hari.
Dalam penelitian ini, kelompok eksperimen hanya mengonsumsi 300g oatmeal per hari, dibagi menjadi tiga kali makan yang dimasak menjadi bubur, tanpa garam, gula, atau pemanis. Diet mereka hanya mencakup buah-buahan (apel, pir, dan beri) dan sayuran (bayam dan daun bawang). Kelompok kontrol mengikuti diet pembatasan kalori serupa tetapi tanpa oatmeal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun kedua kelompok mengalami peningkatan kesehatan akibat pengurangan kalori, kelompok yang mengonsumsi oatmeal menunjukkan perubahan yang lebih baik. Detail lebih lanjut dari artikel ini akan tersedia di halaman kesehatan pada tanggal 30 Januari.
Berapa cangkir kopi per hari yang merupakan 'angka emas' untuk umur panjang?
Banyak orang menyukai kopi bukan hanya karena membantu mereka tetap waspada, tetapi juga karena menawarkan berbagai manfaat kesehatan.
Yang perlu diperhatikan, dua ahli nutrisi, Dr. Carrie Myers dan Dr. Sarah Pflugradt, keduanya bekerja di AS, menyatakan bahwa kebiasaan minum kopi juga membantu memperpanjang umur, dan juga menunjukkan jumlah cangkir kopi optimal yang sebaiknya Anda minum setiap hari untuk memaksimalkan manfaatnya.
Menurut pakar Myers, kopi tidak hanya membantu sistem pencernaan berfungsi lebih baik di pagi hari (mencegah sembelit), tetapi juga mengandung lebih dari 2.000 senyawa bioaktif dengan sifat antioksidan.
Oleh karena itu, minum kopi menawarkan manfaat-manfaat berikut:
Mengurangi risiko penyakit jantung dan Alzheimer.
Mendukung fungsi tiroid yang lebih baik.
Tingkatkan semangat Anda, rasakan kebahagiaan, dan miliki lebih banyak energi.
Secara spesifik, studi yang diterbitkan pada tahun 2024 di jurnal ilmiah Ageing Research Reviews ini juga merangkum manfaat penting kopi dan menemukan jumlah kopi optimal per hari untuk umur panjang.
Penelitian ini juga menemukan bahwa "angka emas" yaitu 2-3 cangkir per hari adalah optimal untuk umur panjang. Tingkat konsumsi ini juga mengarah pada kualitas hidup dan kesehatan yang lebih baik di usia lanjut. Detail lebih lanjut dari artikel ini akan tersedia di halaman kesehatan pada tanggal 30 Januari.
Metode pengolahan ikan yang menyebabkan omega-3 paling banyak 'menguap' adalah metode yang mengakibatkan kehilangan omega-3 terbesar.
Ikan berlemak seperti salmon, mackerel, dan sarden merupakan sumber utama omega-3 dalam makanan. Namun, jumlah omega-3 yang sebenarnya diterima tubuh tidak hanya bergantung pada jenis ikan, tetapi juga pada cara pengolahannya.
Suhu tinggi, waktu memasak yang lama, menggoreng dalam minyak, atau merebus dalam air semuanya dapat menyebabkan omega-3 teroksidasi atau hilang. Untuk memaksimalkan kandungan omega-3 dalam ikan berlemak, metode memasak juga perlu diperhatikan.
Omega-3 termasuk dalam kelompok asam lemak dengan dua atau lebih ikatan rangkap dalam rantai karbonnya. Struktur ini membuat mereka bermanfaat bagi kesehatan tetapi juga membuat mereka mudah rusak oleh panas tinggi dan oksigen.
Ketika ikan berlemak dimasak pada suhu tinggi, terutama dalam lingkungan yang kaya oksigen seperti menggoreng atau memanggang, omega-3 seperti EPA dan DHA mudah teroksidasi, membentuk zat yang hanya memberikan sedikit manfaat kesehatan.
Selain itu, selama menggoreng, lemak dari ikan dapat larut ke dalam minyak goreng dan harus dibuang jika minyak tersebut tidak dikonsumsi bersama ikan. Dengan metode memasak yang melibatkan air, seperti merebus atau menumis, omega-3 tidak larut sebanyak dalam air. Namun, memasak terlalu lama pada suhu tinggi tetap dapat mengurangi sebagian omega-3.
Sementara itu, menggoreng, terutama menggoreng dengan minyak banyak, sering dianggap sebagai metode memasak yang menyebabkan hilangnya omega-3 paling banyak pada ikan. Alasan utamanya adalah suhu minyak goreng yang sangat tinggi, dikombinasikan dengan paparan oksigen di udara secara terus menerus, sangat meningkatkan oksidasi EPA dan DHA.




