BMKG Ingatkan Bahaya PM10 dan Kualitas Udara
Kini News - BMKG mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan kualitas udara, terutama mengenai partikel debu halus PM10 yang dapat mempengaruhi kesehatan, meskipun kondisi cuaca terlihat cerah.
Awal Kejadian
BMKG menjelaskan bahwa PM10 adalah partikel berdiameter 10 mikrometer (µm) atau lebih kecil yang dapat terhirup dan masuk ke saluran pernapasan. Sumber PM10 terbagi menjadi dua kategori, yaitu sumber alami dan aktivitas manusia.
Perkembangan
Sumber alami PM10 meliputi debu tanah, serbuk sari, jamur, abu vulkanik, dan garam laut. Sementara itu, sumber dari aktivitas manusia termasuk debu jalanan, kegiatan konstruksi, aktivitas industri, asap kendaraan, serta pembakaran kayu dan sampah. BMKG menekankan bahwa aktivitas perkotaan yang padat menyumbang kontribusi PM10 dari aktivitas manusia yang lebih dominan, terutama di daerah dengan lalu lintas tinggi dan pembangunan yang intensif.
Kondisi Terakhir
BMKG juga memberikan informasi mengenai kategori kualitas udara berdasarkan konsentrasi PM10, di mana kategori baik (0–50 µg/m³) tidak menimbulkan risiko kesehatan.




