Alwi Farhan Menghadapi Tekanan Permainan Cepat Loh Kean Yew di Semifinal SEA Games 2025
Sumber Foto: ANTARA News Jogja
Terkini Cepat

Alwi Farhan Menghadapi Tekanan Permainan Cepat Loh Kean Yew di Semifinal SEA Games 2025

Bangkok (ANTARA) - Alwi Farhan, atlet tunggal putra Indonesia, mengungkapkan kesulitan yang dihadapinya saat berhadapan dengan permainan cepat Loh Kean Yew dari Singapura dalam pertandingan semifinal beregu putra SEA Games 2025. Pertandingan yang berlangsung di Gymnasium 4 Thammasat University Rangsit Campus, Pathum Thani, pada hari Senin, berakhir dengan kekalahan Alwi setelah bertanding selama 56 menit.

Alwi menyerah dengan skor 15-21, 21-14, 8-21. Ia mengakui bahwa tekanan sudah terasa sejak awal gim pertama, di mana Loh langsung menerapkan tempo permainan yang tinggi dan membatasi ruang geraknya untuk melakukan serangan.

"Dari awal gim pertama saya terus tertekan. Loh Kean Yew bermain sangat cepat dan spekulasinya bagus, saya kurang bisa antisipasi," ungkap Alwi setelah pertandingan.

Di gim kedua, Alwi berusaha mengubah pola permainannya dan berhasil meraih kemenangan. Namun, pada gim ketiga, ia kembali kehilangan kendali. Loh kembali meningkatkan tempo permainannya sejak awal, sehingga Alwi kesulitan untuk keluar dari tekanan tersebut.

"Di gim ketiga dari start awal dia sudah menaikkan tempo untuk menekan saya duluan. Saya agak susah keluar dari tekanan karena dia membatasi permainan saya dan sudah dapat tempo permainannya," jelasnya.

Alwi juga menyoroti tantangan yang dihadapinya sebagai tunggal pertama dalam tim. Meskipun merasakan tekanan, ia menegaskan kesiapannya untuk bertanggung jawab dan berkomitmen untuk terus meningkatkan performanya. "Tekanan tentu ada, tetapi mau tidak mau harus saya hadapi. Saya minta maaf hari ini saya kalah," tuturnya.

Meskipun Alwi mengalami kekalahan, Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan tersebut dengan skor akhir 3-1 melawan Singapura dan melaju ke final untuk menantang Malaysia, yang sebelumnya mengalahkan Thailand dengan skor yang sama.

Poin pertama Indonesia pada laga semifinal disumbangkan oleh pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani, yang menampilkan permainan determinasi tinggi dan menang atas pasangan Singapura, Eng Keat Wesley Koh/Junsuke Kubo, dengan skor 21-18, 18-21, 21-10 setelah bertarung selama 56 menit, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Momentum kemudian berpindah ke Indonesia melalui tunggal putra kedua, Mohammad Zaki Ubaidillah, yang tampil dominan dan menang cepat atas Jason Teh Jiang Heng dengan skor telak 21-2, 21-13 dalam waktu 34 menit, membawa Indonesia berbalik unggul 2-1.

Kemenangan Indonesia akhirnya dipastikan oleh pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, yang menunjukkan performa solid saat menghadapi pasangan muda Singapura, Donovan Willard Wee/Jia Hao Howin Wong. Leo dan Bagas menang dengan skor 21-12, 21-19, menutup duel semifinal dengan hasil 3-1 untuk Indonesia.