Sinergi Pusat-Daerah Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh
Sumber Foto: Putaran.id
Nasional

Sinergi Pusat-Daerah Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

News

Penulis: Admin

21 Februari 2026

PUTARAN.ID | BANDA ACEH — Akademisi muda Aceh, Nuzulul Fahmi, menilai kinerja pemerintah dalam penanganan pascabencana di Aceh menunjukkan kemajuan signifikan dan berdampak nyata bagi masyarakat. Ia menyoroti sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya peran Satuan Tugas Nasional yang dipimpin Menteri Dalam Negeri serta Satgas Wilayah Aceh di bawah koordinasi Safrizal ZA, sebagai faktor utama percepatan pemulihan di berbagai sektor.

Menurut Nuzulul, konektivitas darat Aceh yang telah pulih 100 persen menjadi indikator penting bahwa fase tanggap darurat telah berhasil dilalui. Di saat yang sama, percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) terus dikebut guna memastikan masyarakat terdampak bencana dapat kembali menempati rumah yang layak dan aman. Data terbaru menunjukkan sebanyak 6.211 unit hunian sementara (huntara) telah rampung sebagai bagian dari tahapan pemulihan terstruktur.

Ia juga menilai kebijakan bantuan Meugang Presiden yang dipastikan disalurkan dalam bentuk daging merupakan langkah tepat secara sosial dan kultural. Kebijakan tersebut tidak hanya menjaga tradisi masyarakat Aceh, tetapi juga memastikan bantuan tepat guna dan langsung dirasakan masyarakat. Selain itu, pemerintah turut menyalurkan bantuan stimulan rumah di 24 kabupaten/kota sebagai bagian dari pemulihan hunian masyarakat terdampak.

Nuzulul menekankan bahwa berbagai langkah cepat tersebut menunjukkan keselarasan program pemerintah daerah dengan visi nasional Presiden dalam penanganan bencana dan pemulihan sosial ekonomi masyarakat. Ia melihat koordinasi lintas level pemerintahan kini semakin efektif, sehingga respons kebencanaan di Aceh berlangsung lebih terukur, sistematis, dan berbasis kebutuhan lapangan.

Pandangan serupa disampaikan pengamat kebijakan publik Fajarul Arwalis yang menilai kepemimpinan Satgas Nasional di bawah Mendagri serta Satgas Wilayah Aceh oleh Safrizal ZA bekerja secara ekstra dan terstruktur. “Kami melihat kerja yang cepat dan terukur. Banyak capaian nyata yang pro-rakyat,” ujarnya, menyoroti keberhasilan percepatan hunian, bantuan sosial, serta pemulihan infrastruktur.

Dengan berbagai capaian tersebut, Nuzulul Fahmi menilai Aceh kini berada pada jalur kebangkitan pascabencana. Sinergi pusat dan daerah yang semakin kuat, menurutnya, menjadi fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan ke depan. “Hari ini konektivitas pusat–daerah terasa nyata. Aceh mulai bangkit dengan pendekatan kolaboratif dan misi kemanusiaan yang terarah,” pungkasnya.