Pelatih Ganda Putri BAM Fokus Jembatani Kesenjangan Performa Tim Nasional
BOLASPORT.COM - Pelatih ganda putri yang baru ditunjuk Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Zakry Latif, ingin menjembatani kesenjangan performa yang signifikan antara Pearly Tan / Thinaah Muralitharan dan anggota tim nasional lainnya.
Zakry, yang kembali ke BAM setelah 12 tahun, mengatakan bahwa jurang pemisah antara pasangan teratas dan pasangan lainnya tetap menjadi tantangan terbesarnya.
"Tantangan terbesar kami sekarang adalah menutup kesenjangan antara pasangan lain dan Pearly-Thinaah," kata Zakry setelah sesi latihan dilansir dari News Straits Times.
Peraih medali perunggu kejuaraan dunia itu mengatakan tugas tersebut tidak akan mudah karena banyak pemain masih dalam masa transisi dari peringkat junior.
"Tidak mudah untuk mempersempit kesenjangan itu karena beberapa dari mereka masih kurang pengalaman, tetapi saya percaya dalam satu atau dua tahun kita dapat menutup kesenjangan tersebut," katanya.
Tan/Thinaah, yang memenangkan Indonesia Masters bulan lalu, telah memimpin tantangan ganda putri negara ini dalam beberapa musim terakhir, membuat BAM mencari pasangan kedua yang dapat diandalkan.
Zakry mengatakan bahwa meskipun beberapa pasangan telah menunjukkan tanda-tanda yang menggembirakan, konsistensi dan pengalaman di level tertinggi tetap menjadi area kunci yang perlu ditangani.
"Ada potensi dalam skuad, terutama di antara pasangan yang lebih muda, dan kita hanya perlu memoles mereka dan memberi mereka waktu," ujar Zakry.
Di antara mereka yang menarik perhatiannya adalah pasangan peringkat 25 dunia Carmen Ting/Ong Xin Yee dan peraih medali perak kejuaraan dunia junior, Low Zi Yu/Noraqilah Maisarah Ramdan.
Zakry mengatakan hari pertamanya sebagian besar tentang pengamatan, memahami gaya bermain individu, dan menilai pola taktik sebelum menerapkan perubahan.




