PBB Dorong Kerja Sama Rusia-Ukraina untuk Keamanan PLTN Zaporozhye
Sumber Foto: Kabarin.com
Internasional

PBB Dorong Kerja Sama Rusia-Ukraina untuk Keamanan PLTN Zaporozhye

Kini News - SHARE

PBB/New York (KABARIN) - Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan pada Rabu bahwa PBB mendorong Rusia dan Ukraina bekerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) untuk memastikan keselamatan pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporozhye di tengah konflik yang masih berlangsung.

Perwakilan Rusia di PBB, Gennady Gatilov, sebelumnya menyebut penembakan yang disengaja oleh Kiev ke arah Zaporozhye berisiko memicu bencana nuklir dan bisa berdampak pada negara-negara yang memberi bantuan militer ke Ukraina.

"Dan kami mendorong Federasi Rusia dan Ukraina untuk bekerja sama secara erat dengan IAEA guna memastikan keamanan pembangkit listrik (Zaporozhye) demi kepentingan semua orang," ujar Dujarric kepada wartawan.

Sejak konflik pecah, PBB memang terus menaruh perhatian pada keamanan Zaporozhye dan seluruh pembangkit nuklir lainnya di Ukraina. Sementara itu, Kepala Rosatom Alexey Likhachev mengatakan Rusia dan IAEA tengah membahas waktu dan syarat gencatan senjata lokal untuk melakukan perbaikan di Zaporozhye.

IAEA juga mencatat jalur cadangan Zaporozhye Ferrosplavnaya-1 dimatikan pada 10 Februari, kemungkinan akibat aktivitas militer di sekitar lokasi.

PLTN Zaporozhye terletak di tepi kiri Sungai Dnepr dekat kota Energodar dan merupakan pembangkit nuklir terbesar di Eropa berdasarkan jumlah unit dan kapasitas terpasang. Pembangkit ini memiliki enam unit dengan kapasitas 1 gigawatt masing-masing, semuanya kini dalam kondisi penghentian operasi sementara (cold shutdown).

Sejak Oktober 2022, PLTN ini berada di bawah kendali Rusia dan rutin menjadi target serangan Ukraina.

Sumber: SPU

TAG: PBB IAEA Rusia Ukraina ZNPP

Bagikan

Facebook

Mungkin Kamu Suka

News

14 Mei 2026 18:47 WIB

DPRD DKI Nilai Sekolah Swasta Gratis Bisa Tekan Angka Putus Sekolah

News

14 Mei 2026 18:11 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Siap Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News

14 Mei 2026 18:06 WIB

Xi Jinping Ingatkan AS agar Berhati-hati Soal Taiwan

News

14 Mei 2026 14:17 WIB

KPK Masih Butuhkan Keterangan Heri Black terkait Penggeledahan Rumah

News

14 Mei 2026 13:56 WIB

Kasus Nadiem Makarim Diduga Libatkan Skema Kejahatan Kerah Putih

News

14 Mei 2026 13:22 WIB

Xi ke Trump: AS-China Bisa Bentrok Jika Isu Taiwan Tak Ditangani Tepat

News

14 Mei 2026 13:09 WIB

Legislator Dorong Pemanfaatan Siaran Piala Dunia U-17 untuk Penguatan Media

News

14 Mei 2026 13:06 WIB

Mantan Direktur Kemenkeu Diperiksa KPK sebagai Komisaris Karabha Digdaya

News

14 Mei 2026 12:19 WIB

Madu Odeng dan Perjalanan Panjang Anak-anak Badui Menembus Kota