Outlook Negatif Moody's: Tantangan Baru bagi Kebijakan Ekonomi Indonesia
Bloomberg Technoz, Jakarta - Lembaga pemeringkat global Moody’s Investors Service menegaskan peringkat kredit Indonesia pada level Baa2 atau masih termasuk investment grade. Akan tetapi ada yang mengganjal, yaitu revisi outlook Indonesia oleh Moody’s, dari stabil menjadi negatif.
Menurut lembaga ini keterangan tertulisnya, tekanan pada peringkat masih relatif terkendali, namun perubahan outlook mencerminkan risiko yang meningkat bagi pasar utang Indonesia.
Moody’s menilai langkah ini sebagai peringatan dini, mengingat arah kebijakan pemerintah yang semakin sulit diprediksi, ketergantungan belanja negara untuk mendorong pertumbuhan, serta munculnya wacana kenaikan batas defisit anggaran dan pembentukan sovereign wealth fund baru, Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara Danantara Indonesia.
Selanjutnya, Moody’s menyoroti ketidakpuasan masyarakat terhadap pendapatan, peluang kerja, dan biaya hidup yang meningkat sepanjang tahun.
Kepercayaan diri disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menanggapi revisi outlook Moody’s. Bagi Purbaya ekonomi Indonesia sudah berbalik arah, dari awalnya pelemahan kini menuju peningkatan. Ia meyakini tren ekonomi domestik ke depan akan lebih baik.
Baca Juga
Moody's Ubah Peringkat Saham PGAS, Hutama Karya Hingga Pelindo
Arah Kebijakan Moneter BI Usai Moody’s Pangkas Outlook Utang
Moody’s Pangkas Outlook 7 Emiten Indonesia Jadi Negatif, Ada ICBP
Next article →




