Optimalisasi Jaringan Transmisi Listrik untuk Percepatan Energi Terbarukan di Indonesia
BETAHITA.ID - Sebuah laporan bersama dari RE100, Institute for Essential Services Reform (IESR), dan Institute for Energy Economics and Financial Analysis (IEEFA) menunjukkan bahwa Indonesia dapat mempercepat pengembangan energi terbarukan melalui penggunaan jaringan transmisi listrik secara bersama. Hal ini akan menguntungkan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan menarik investasi lebih lanjut tanpa membebani anggaran negara.
Spesialis Keuangan Energi IEEFA, Indonesia, Mutya Yustika, mengatakan laporan tersebut mengevaluasi kriteria keberhasilan penggunaan bersama jaringan transmisi Indonesia. Analisis IEEFA sebelumnya menunjukkan bahwa skema yang diusulkan ini dapat menghasilkan aliran pendapatan tambahan bagi PLN untuk mendanai investasi modernisasi dan perluasan jaringan yang sedang berlangsung.
“Skema ini juga dapat meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi,” kata Mutya, yang juga sebagai salah satu penulis laporan, dalam keterangan tertulis, Selasa (29/4/2025).
Skema yang diusulkan dapat membiayai sekitar USD5 miliar yang dibutuhkan setiap tahunnya untuk pembangkitan listrik dan kesenjangan investasi sebesar USD146 miliar yang dibutuhkan Indonesia untuk memenuhi target iklim 2030.




