Manchester United Catat Laba Operasional, Siap Sambut Bursa Transfer
Stadion Old Trafford kandang Manchester United. (Foto/Manchester United)
BeritaNasional.com - CEO Manchester United, Omar Berrada menyatakan langkah pemangkasan biaya besar-besaran yang dilakukan klub mulai menunjukkan hasil positif. Hal itu disampaikan menyusul rilis laporan keuangan kuartal kedua yang mencatat perbaikan signifikan dibanding periode yang sama musim lalu.
Sejak Jim Ratcliffe mengakuisisi saham minoritas klub pada Februari 2024, manajemen melakukan restrukturisasi besar, termasuk lebih dari 250 pemutusan hubungan kerja. Klub juga menekan beban gaji, termasuk untuk pemain tim utama pria.
BACA JUGA
Wolves Terdegradasi, Liverpool dan Manchester United Berebut Joao Gomes dengan Harga Miring Ogah Pulang ke Manchester United, Rasmus Hojlund Bakal Dipermanenkan Napoli Liverpool dan Manchester United Berebut Pierre Kalulu, Juventus Siapkan Syarat Mutlak
Dalam laporan terbaru, United membukukan laba operasional sebesar £32,6 juta atau sekitar Rp652 miliar berbalik dari kerugian £3,9 juta atau sekitar Rp78 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
“Sekarang kami melihat dampak keuangan positif dari transformasi di luar lapangan yang tercermin dalam biaya dan profitabilitas kami,” ujar Berrada dikutip dari ESPN, Kamis (26/2/2026).
Ia menegaskan bahwa klub tetap mengedepankan prestasi sepak bola meski melakukan efisiensi. “Kami terus mengambil pendekatan yang mengutamakan sepak bola dan berinvestasi pada tim utama putra dan putri kami,” tambahnya.
Dari sisi performa, tim pria United saat ini berada di peringkat keempat Liga Primer Inggris, sementara tim putri menempati posisi kedua Women’s Super League. Tim putri juga berhasil mencapai final Piala Liga serta perempat final Liga Champions Wanita UEFA.
Secara keseluruhan, total biaya operasional untuk kuartal yang berakhir 31 Desember turun £22,5 juta menjadi £173,9 juta, atau sekitar Rp3,48 triliun, turun 11,5 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, pengeluaran tunjangan karyawan turun £7,4 juta menjadi £75,1 juta atau sekitar Rp1,5 triliun, seiring dampak program pengurangan jumlah karyawan.
Manajemen klub menegaskan bahwa langkah-langkah efisiensi ini membuat mereka tetap mematuhi aturan Profit and Sustainability Rules Liga Primer serta regulasi Financial Fair Play UEFA, menjelang jendela transfer musim panas yang dinilai krusial bagi penguatan skuad.
Sumber: ESPN
Editor: Harits Tryan
TAG:
manchester united keuntungan pemangkasan biaya
JANGAN TERLEWAT:
Yonif 515 UTY/9/2 Kostrad Gelar Tradisi Penyambutan Warga Baru
BACA BERIKUTNYA:
Menlu Sugiono: Yordania Berkomitmen Dukung Pengiriman Pasukan Indonesia ke Gaza
Komentar:
BERITALAINNYA
Wolves Terdegradasi, Liverpool dan Manchester United Berebut Joao Gomes dengan Harga Miring
Minggu, 10 Mei 2026
Ogah Pulang ke Manchester United, Rasmus Hojlund Bakal Dipermanenkan Napoli
Kamis, 07 Mei 2026
Liverpool dan Manchester United Berebut Pierre Kalulu, Juventus Siapkan Syarat Mutlak
Rabu, 06 Mei 2026
Manchester United Pantau Christian Pulisic, AC Milan Pasang Harga Tinggi
Rabu, 06 Mei 2026
Manchester United Mantap Pilih Carlos Baleba untuk Gantikan Casemiro
Selasa, 05 Mei 2026
Saingi Atletico, Manchester United Siap Bajak Ederson dari Atalanta
Selasa, 05 Mei 2026
BERITATERKINI
Chelsea Ingin Xabi Alonso, Tapi Marco Silva Dinilai Opsi Paling Realistis
OLAHRAGA
30 menit yang lalu
Sedang Tayang di Bioskop, Ini Sinopsis dan Daftar Pemain Mortal Kombat 2
GAYA HIDUP
1 jam yang lalu
DPR Filipina Setujui Pemakzulan Wapres Sara Duterte
DUNIA
1 jam yang lalu
BPR Bank Sinpo Ikuti Sertifikasi SDM BPR yang Digelar Perbarindo DKI Jaya
EKBIS
1 jam yang lalu
Spurs vs Timberwolves di Game 5: Misi Balas Dendam Wembanyama dan Pertaruhan Menuju Final Barat
OLAHRAGA
2 jam yang lalu




