Isu Suksesi di ECB: Potensi Mundurnya Lagarde dan Dampaknya
Bas van Geffen dari Rabobank menganalisis laporan bahwa Presiden Lagarde mungkin akan meninggalkan ECB lebih awal, berargumen bahwa ini tidak diperlukan untuk menjaga independensi ECB tetapi dapat membantu Prancis mempertahankan pengaruh di Dewan Eksekutif. Bank tersebut memprakirakan Jerman dan Prancis akan mempertahankan kursi dewan tetapi tidak kepresidenan, dan menekankan bahwa pengganti Lane dan Schnabel mungkin lebih penting untuk kebijakan ECB setelah 2027.
Pembicaraan tentang Keluarnya Lagarde dan Perombakan Dewan Direksi
"Laporan bahwa Christine Lagarde berpotensi mengakhiri masa jabatannya lebih cepat kembali menyoroti isu suksesi di Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB). Kami menilai Lagarde tidak perlu mundur demi menjaga independensi ECB, namun upaya mempertahankan kursi Prancis di jajaran dewan dapat menjadi pertimbangan lain. Seiring itu, peluang tercapainya “kesepakatan paket” untuk tiga posisi yang akan kosong di ECB semakin meningkat."
"Kami pikir Jerman dan Prancis akan mengklaim dua dari posisi ini, tetapi bukan jabatan presiden. Untuk kebijakan ECB di masa depan, pengganti Lane dan Schnabel mungkin lebih relevan daripada pengganti Lagarde."
"Dilaporkan, Lagarde berpotensi mundur sebelum pemilihan presiden Prancis pada April 2027, seiring meningkatnya kemungkinan kemenangan kubu populis. Pertimbangannya, langkah tersebut akan memberi Presiden Macron kesempatan menunjuk pengganti dengan persetujuan para pejabat negara Eropa lainnya."
"Kami percaya tidak mungkin Prancis mendapatkan kesempatan untuk mencalonkan presiden berikutnya, tetapi ingat bahwa pekerjaan Lagarde bukan satu-satunya lowongan di ECB yang perlu diisi tahun depan. Masa jabatan Philip Lane berakhir pada bulan Mei 2027, dan Isabel Schnabel hanya dapat bertahan hingga akhir tahun itu."
"Kedua, pergantian Philip Lane dan Isabel Schnabel kemungkinan justru lebih penting bagi arah kebijakan ECB pada 2027 dan seterusnya. Keduanya saat ini memegang portofolio strategis, Ekonomi dan Operasi Pasar, yang berperan penting dalam proses pengambilan keputusan di Dewan Gubernur."




