IHSG Turun 27,88 Poin Jelang IPO Dua Emiten, Transaksi Anjlok
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,33% atau 27,88 poin ke 8.517,99 pada akhir sesi I perdagangan Jumat (28/11), setelah menyentuh level tertinggi di 8.622 sejak pembukaan pasar.
Nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp10,79 triliun, setara 39% dari total transaksi pada perdagangan Kamis kemarin. Volume saham yang berpindah tangan mencapai 25,11 miliar lembar.
Penurunan transaksi di bursa kali ini bersamaan dengan momentum Initial Public Offering (IPO) yang akan digelar dua emiten, yaitu PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) dan PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA).
Di tengah pelemahan IHSG, investor asing mencatatkan penjualan bersih atau net foreign sell Rp581,62 miliar pada sesi pertama.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham-saham yang mencatat net foreign sell terbesar yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).
Sebaliknya, saham-saham dengan net foreign buy atau paling banyak dibeli oleh investor asing yaitu PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX), dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK).
Berikut ini rincian daftar net foreign sell dan net foreign buy terbesar pada sesi I:
Top 5 Net Foreign Sell
GOTO – 341.922.100 saham
BUMI – 214.891.700 saham
BBYB – 165.951.900 saham
BWPT – 92.526.000 saham
BRMS – 43.005.100 saham
Top 5 Net Foreign Buy
BKSL – 235.158.300 saham
MINA – 72.444.900 saham
BULL – 58.662.400 saham
IRSX – 17.437.000 saham
CBDK – 15.150.600 saham
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 253 saham mencatat kenaikan harga. Sementara 346 saham melemah dan 208 saham stagnan. (KR)




