IHSG Tertekan Signifikan di Tengah Koreksi Bursa Asia
Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Sesi I hari ini di zona merah. Koreksinya pun signifikan, lebih dari 2%.
Pada Jumat (6/2/2026), IHSG parkir di posisi 7.885,61 kala penutupan perdagangan Sesi I. Terpangkas 2,69% dibandingkan penutupan hari sebelumnya.
Berikut sejumlah saham yang menjadi pemberat IHSG:
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengurangi 14,26b poin.
PT Astra International Tbk (ASII) mengurangi 12,33 poin.
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mengurangi 12,07 poin.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mengurangi 10,65 poin.
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mengurangi 9,9 poin.
Tidak hanya IHSG, mayoritas bursa saham Asia pun terbenam di zona merah. Indeks Sensex (India) turun 0,17%, Weighted Index (Taiwan) ambruk 1,51%, KLCI (Malaysia) terkoreksi 0,09%, Straits Times (Singapura) terpeleset 0,75%, dan PSEI (Filipina) merosot 0,18%.
IHSG dan bursa saham Benua Kuning tersengat koreksi yang terjadi di New York. Dini hari tadi waktu Indonesia, indeks Dow Jones Industrial Average, S&P 500, dan Nasdaq Composite jatuh masing-masing 1,2%, 1,23%, dan 1,59%.




