Hadiah Turnamen Bulu Tangkis Capai Rp 33 Miliar, Lebih Rendah dari Bayaran Alcaraz
Sumber Foto: Bolasport.com
Olahraga

Hadiah Turnamen Bulu Tangkis Capai Rp 33 Miliar, Lebih Rendah dari Bayaran Alcaraz

BOLASPORT.COM - Sudah bukan rahasia lagi jika hadiah turnamen tenis lebih besar dari bulu tangkis, terutama bagi para bintang.

Sebagai contoh, pada turnamen ATP 500 Doha, Qatar, 16-21 Februari yang merupakan salah satu turnamen level menengah di arena persaingan tenis putra profesional.

Seperti dilansir BolaSport.com dari Kompas.id, dalam struktur turnamen ATP Tour, ATP 500 berada di bawah ATP Masters 1000 dan di atas ATP 250. Selain itu, ada Final ATP yang hanya bisa diikuti delapan petenis terbaik sepanjang tahun.

Level untuk persaingan petenis putri diberi label yang sama, yaitu WTA 250, WTA 500, dan WTA 1000, dari yang terendah hingga tertinggi. Rangkaian ini ditutup dengan persaingan delapan petenis terbaik dalam Final WTA.

Di atas level-level tersebut terdapat turnamen Grand Slam yang merupakan gabungan persaingan petenis putra dan putri. Ajang yang terdiri atas empat turnamen ini, yaitu Australia Open, French Open, Wimbledon, dan US Open, dikelola Badan Grand Slam.

Turnamen ATP/WTA 250 dan 500 sering dimanfaatkan petenis sebagai ajang pemanasan untuk tampil pada turnamen besar. Penyusunan jadwal oleh ATP dan WTA pun memungkinan hal itu.

Menjelang Grand Slam Australia Open di Melbourne, 18 Januari - 1 Februari, terdapat rangkaian turnamen ATP 250 dan WTA 500 di berbagai kota di Australia. Petenis memanfaatkan ini untuk beradaptasi terhadap cuaca dan jenis lapangan.

Namun, semua turnamen kecil dan menengah menjadi panggung pemanasan untuk ajang besar, seperti ATP 500 Doha, ATP 500 Rio de Janeiro, dan ATP 250 Delray Beach, yang digelar pada pekan yang sama.

Ketiga turnamen tersebut digelar dua pekan seusai Australia Terbuka dan masih cukup jauh dari ATP Masters 1000 Indian Wells, Amerika Serikat, 4-15 Maret.

Ajang yang digelar setelah kejuaraan besar tersebut biasanya sepi petenis bintang. Pada ATP 500 Dallas dan Rotterdam yang diselenggarakan pada 9-15 Februari, misalnya, hanya ada dua petenis ranking 10 besar dunia pada tiap-tiap turnamen.