Doli Kurnia: Perhatian untuk Warga yang Mengalami Kesulitan di Kamboja
BINJAI - Ahmad Doli Kurnia (ADK), Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, melakukan kunjungan ke Kota Binjai sebagai bagian dari agenda resesnya di Sumatera Utara. Dalam kesempatan tersebut, ia menemui orang tua remaja bernama Ardiansyah, yang merupakan pekerja migran ilegal (PMI) yang baru saja pulang dari Kamboja.
Kunjungan ini berlangsung di Marhaba Cafe, Jalan T Imam Bonjol, Binjai Selatan, pada akhir pekan lalu. Doli mengungkapkan rasa syukurnya karena Ardiansyah telah kembali ke kampung halamannya dalam keadaan sehat setelah mengalami berbagai kesulitan di luar negeri.
Ahmad Doli menyatakan, "Alhamdulilah, kami dapat bersilaturahmi dengan Ardiansyah dan keluarganya sembari syukuran karena dia sudah kembali ke kampung halamannya dan berkumpul bersama keluarga." Ia menegaskan pentingnya mendukung warga yang mengalami masalah serupa dan berkomitmen untuk membantu mereka yang terjebak dalam kondisi sulit di luar negeri. Doli juga menyoroti permasalahan lain, termasuk kabar duka tentang seorang warga Binjai yang meninggal di Kamboja dan belum bisa dipulangkan.
Menanggapi isu tersebut, Doli menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat, ia berusaha untuk membantu semaksimal mungkin, meskipun tidak semua permasalahan dapat diselesaikan dengan cepat. "Saya baru tahu kabar ini yang sekarang. Namun sebagai anggota DPR RI, tidak semuanya bisa segera kita bantu," ujarnya.
Doli juga mengungkapkan keprihatinan terhadap beberapa warga Binjai yang saat ini berada di penampungan di Phnom Penh karena tidak memiliki visa. Ia meminta agar data lengkap mengenai mereka dapat disampaikan agar tindakan bantuan dapat segera dilakukan.
Sebagai penutup, Doli juga menyoroti isu penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Binjai yang saat ini tengah memicu polemik. Ia menekankan pentingnya pemerintah dalam mengayomi masyarakat dan mencari solusi yang tepat agar para pedagang dapat tetap menghidupi keluarganya. "Masyarakat berhak untuk hidup layak dengan pekerjaan dan kemampuan mereka," tutupnya.




