AS Luncurkan Prototipe Pesawat Serang Venom dalam 71 Hari
Sumber Foto: Vietnam.vn
Berita Terkini

AS Luncurkan Prototipe Pesawat Serang Venom dalam 71 Hari

Kini News - Hanya butuh 71 hari bagi perusahaan Amerika, Divergent Technologies dan Mach Industries, untuk mengubah ide pesawat serang jenis baru menjadi prototipe yang siap terbang.

Pesawat Venom dirancang secara digital dan seluruh kerangka pesawat, sayap, badan utama, dan permukaan kendalinya dicetak 3D, yang merupakan lompatan signifikan dalam manufaktur pertahanan berbasis perangkat lunak.

Mach Industries memulai dengan mengembangkan cetak biru, menentukan spesifikasi dan struktur keseluruhan Venom.

Perusahaan tersebut memanfaatkan sistem elektronik dan perangkat lunak yang telah diuji pada pesawat lain untuk mempersingkat waktu pengembangan dan mengurangi risiko kerusakan.

Sementara itu, Divergent Technologies menangani desain digital dan pencetakan 3D seluruh sasis.

Dengan sistem manufaktur adaptif DAPS™, perusahaan yang berbasis di California ini telah menciptakan komponen pesawat terbang berukuran besar sebagai unit monolitik, bukan ratusan bagian kecil.

Pendekatan ini membantu mempersingkat waktu produksi, mengurangi bobot, dan meningkatkan efisiensi dengan membatasi jumlah komponen bergerak yang perlu dipantau.

CEO Lukas Czinger menekankan: “Beralih dari konsep ke penerbangan hanya dalam 71 hari adalah bukti nyata kemampuan penerapan DAPS™ sejak awal. Ini adalah produksi dengan kecepatan yang praktis.”

Venom bukanlah produk pertama dari kolaborasi antara Divergent dan Mach. Dalam kurun waktu 18 bulan, kedua perusahaan tersebut menciptakan empat prototipe pesawat dari konsep hingga penerbangan menggunakan teknologi DAPS™.

Pencapaian ini menunjukkan proses manufaktur alternatif untuk sistem pertahanan otomatis, menggantikan jalur perakitan yang lambat dengan pencetakan 3D yang dikendalikan perangkat lunak, dan menghadirkan prototipe ke lapangan dengan lebih cepat.

Pada acara peluncuran Venom, Czinger menegaskan bahwa Divergent dapat meningkatkan produksi, dengan kapasitas untuk membuat ribuan rangka pesawat per tahun. Namun, baik Divergent maupun Mach Industries belum mengungkapkan detail teknis prototipe Venom atau tanggal uji terbang resminya.

Acara ini menandai langkah maju yang signifikan dalam penerapan teknologi pencetakan 3D untuk manufaktur pertahanan, membuka prospek untuk jalur produksi yang lebih cepat, lebih fleksibel, dan lebih efisien untuk sistem tempur otonom di masa depan.

Sumber: https://khoahocdoisong.vn/my-phat-trien-uav-tan-cong-moi-chi-trong-71-ngay-post2149089389.html