Alwi Al Qadri Kembali Pimpin PBSI Balikpapan Periode 2026–2030
Kini News - Kaltimkita.com, BALIKPAPAN – H Alwi Al Qadri SP kembali terpilih sebagai Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Balikpapan periode 2026–2030 secara aklamasi dalam Musyawarah Kota (Muskot) yang digelar di Restoran Bondy, Rabu (25/2/2026).
Proses pemilihan berlangsung singkat, hanya sekitar 30 menit. Suasana muskot pun terasa penuh kekeluargaan karena dirangkai dengan buka puasa bersama (bukber) dalam momentum Ramadan. Para peserta muskot telah meyakini dan memastikan Alwi kembali memimpin PBSI Balikpapan sehingga agenda sidang berjalan maraton, mulai dari pemilihan pimpinan sidang sementara hingga definitif, penetapan tata tertib, pemilihan ketua, hingga pengesahan langsung dengan ketukan palu.
“Apakah bapak-ibu sekalian setuju Pak Alwi Alqadri dipilih kembali jadi Ketua PBSI Balikpapan periode 2026–2030?” tanya Syakarani selaku pimpinan sidang, yang langsung disambut persetujuan bulat peserta.
Muskot mengusung tema Penguatan Organisasi dan Pembinaan Atlet Bulutangkis yang Berkualitas. Meski dipercepat, seluruh tahapan tetap mengacu pada kaidah AD/ART organisasi. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris KONI Balikpapan Syarifuddin SPd MM serta Bidang Humas dan Kominfo H Sugito SH.
Bahkan sebelum penetapan resmi, Sekretaris Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kaltim, Reza Fahreza, telah memberikan apresiasi atas kinerja Alwi pada periode sebelumnya.
“Pak Alwi sukses membawa atlet bulutangkis Balikpapan menjadi juara umum Kejurprov tahun 2022–2025 di Samarinda, PPU, dan Kutim. Ini prestasi luar biasa,” ujar Reza dalam sambutannya.
Alwi Al Qadri
Ia juga menyoroti peningkatan signifikan rekrutmen dan aktivitas perbulutangkisan di Balikpapan yang berdampak pada tingginya prestasi atlet. Namun demikian, Reza mengingatkan pentingnya legalitas klub melalui Sistem Informasi (SI).
“Klub minimal harus memiliki tujuh atlet aktif dan terdaftar di SI agar bisa mengikuti kejuaraan resmi. Jika tidak terdaftar, bisa terkena sanksi atau banned,” tegasnya.
Usai ditetapkan secara aklamasi, Alwi Alqadri menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh seluruh klub. Ia mengaku sempat ingin memberikan kesempatan kepada figur lain karena kesibukannya sebagai Ketua DPRD Balikpapan.
“Maaf, saya ini terkadang absen di berbagai agenda rapat PBSI karena kesibukan. Tetapi karena diminta dan dipilih lagi, insya Allah demi kemajuan prestasi atlet saya siap,” ujar Alwi yang hadir bersama istri dan anaknya.
Alwi menekankan keberhasilan periode sebelumnya tak lepas dari kerja kolektif jajaran pengurus, khususnya Ketua Harian Soegianto SE.
“Pak Soegianto ini banyak membantu saya. Termasuk pengurus lainnya. Inilah kerja kolektif dan superteam sehingga bulutangkis Balikpapan maju,” katanya.
Ia pun optimistis atlet Balikpapan mampu mempertahankan gelar juara umum di kejurprov serta berprestasi pada Porprov Kaltim yang sempat tertunda. Alwi juga menyinggung kemandirian PBSI Balikpapan dalam menggelar berbagai event.
“Selama ini event yang digelar di Balikpapan lebih banyak inisiatif PBSI Balikpapan. Harusnya KONI Kaltim dan Pengprov PBSI juga membantu. Selama ini kita mandiri,” ujarnya.
Sementara itu, Soegianto menyebutkan dari 20 klub yang terdaftar, hanya sembilan klub yang hadir dalam muskot. Total atlet bulutangkis Balikpapan saat ini tercatat sekitar 804 atlet.
Klub dengan jumlah atlet terbanyak adalah Hevindo (288 atlet), disusul Terpadu (223 atlet). Klub lainnya antara lain Cahaya Indonesia, Mega Badminton Club, Gempur, Podomoro, Bapor, Kaypi, Cific, Global, Bintang Bersaudara, Gemilang, Risalah, Cahaya Agung, Mentari 07, BPC, Shedo, KBIC, Surya Muda, dan Galaxy Badminton.
“Kita ingin terus mengikuti kejuaraan nasional dan regional seperti kejurnas, popnas, PON dan pra-Popnas. Itu bagian dari pembinaan atlet berprestasi,” jelas Soegianto.
Secara umum, laporan pertanggungjawaban (LPj) kepemimpinan Alwi dinilai baik dan transparan. Soegianto bahkan mengungkapkan, dalam aspek keuangan, banyak dukungan berasal dari dana pribadi ketua.
“Kaitan LPj keuangan, ya selama ini banyak uang pribadi ketua. Karena kita mandiri tadi,” katanya.
Kepengurusan periode 2026–2030 akan disusun oleh tim formatur yang berjumlah tujuh orang, terdiri atas Alwi Al Qadri sebagai ketua terpilih, lima perwakilan klub, dan satu perwakilan Pengprov PBSI Kaltim. (*/bie)




