13 Orang Keracunan Akibat Mengonsumsi Telur Ikan Hias di Thanh Hoa
Pada tanggal 21 Februari, Kepolisian Provinsi Thanh Hoa mengumumkan hasil penyelidikan mereka terhadap kasus 13 orang di komune Ngoc Lien yang keracunan setelah mengonsumsi telur ikan hias. Menurut Kepolisian Thanh Hoa, para pasien diduga keracunan akibat mengonsumsi telur ikan alligator gar (juga dikenal sebagai ikan "Keberuntungan, Kemakmuran, dan Panjang Umur"), bukan telur ikan naga seperti yang dilaporkan sebelumnya.
Sebelumnya, sekitar pukul 5 sore pada tanggal 19 Februari (hari ke-3 Tết), kerabat dan teman-teman datang berkunjung dan mengucapkan Selamat Tahun Baru kepada Bapak QNH (lahir tahun 1978, di komune Ngoc Lien). Bapak H. menyembelih buaya roket yang dipelihara keluarganya untuk menyiapkan hidangan yang akan disajikan kepada para tamunya.
Setelah selesai makan, sekitar pukul 6 sore di hari yang sama, 11 orang mulai mengalami gejala muntah dan diare, yang diduga keracunan makanan akibat mengonsumsi telur ikan yang dicelupkan ke dalam kuah panas.
Segera setelah itu, keluarga dan tetangga Bapak H. membawa mereka yang keracunan ke Rumah Sakit Umum Daerah Ngoc Lac untuk perawatan darurat, pemantauan, dan pengobatan. Pada pukul 1:00 pagi tanggal 20 Februari, kesehatan para pasien pada dasarnya telah stabil dan mereka dipulangkan ke rumah.
Ikan alligator gar adalah ikan air tawar yang berasal dari dan terutama tersebar di Amerika Utara. Ikan ini diperkenalkan ke Vietnam untuk tujuan hias. Daging ikan ini dapat dimakan; namun, hati dan telurnya mengandung racun dan tidak boleh digunakan dalam masakan.
Menyusul insiden ini, polisi menyarankan masyarakat untuk tidak mengolah atau mengonsumsi makanan yang tidak diketahui asal-usulnya, terutama jenis makanan yang jarang ditemukan. Masyarakat perlu melakukan riset informasi dengan cermat dan mempelajari cara menggunakan makanan dengan aman untuk menghindari kasus keracunan makanan yang tidak diinginkan.




